Gedung ‘Tes’ Korban Tsunami Diresmikan

Editor: Ivan Aditya

BANTUL, KRJOGJA.com – Gempa bumi dan tsunami berpotensi terjadi di Kabupaten Bantul meski waktu dan peristiwanya tidak bisa diprediksi. Oleh karena itu mitigasi bencana mesti dilakukan sekarang ini agar masyarakat tepat dalam melakukan penyelamatan. Dari  12 jenis bencana yang dikeluarkan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) 10 diantaranya berpotensi terjadi di Bantul.

"Berdasarkan kajian para ahli,  gempa yang berpotensi tsunami bisa terjadi di Bantul, tetapi waktunya tidak bisa diprediksi. Meski begitu masyarakat mesti dibekali terkait dengan mitigasi bencana," ujar Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bantul, Drs Dwi Daryanto MSi disela meresmikan Tempat Evakuasi Sementara (TES) di  Pantai Kuwaru Ngentak Poncosari Srandakan Bantul, Kamis (26/04/2018).

Peresmiyan dilakukan Wakil Bupati Bantul, H Abdul Halim Muslih didampingi Setjen Cipta Karya Kementerian PUPR, Ir Rina Agustin Indriyani.  Dalam acara itu juga diluncurkan program Keluarga  Siap Tanggap Tangguh (Si Tatang).

Dwi Daryanto menjelaskan, dalam  peresmiyan dikemas dalam bentuk  'tsunami run'.  Artinya konsep tersebut sebagai bentuk edukasi kepada masyarakat jika sewaktu-waktu terjadi bencana tsunami langsung bisa menyelamatkan diri. Selain itu, warga makin siap menghadapi  gempa dan tsunami sesuai mitigasi bencana yang sudah diberikan.

"Masyarakat harus tahu, bahwa tempat ini untuk evakuasi sementara jika terjadi bencana tsunami. Oleh karena itu semua potensi bencana alam yang bisa terjadi di Bantul ini mesti disikapi dengan bijak,” tambahnya.

Sementara Wakil Bupati Bantul, Abdul  Halim Muslih mengatakan, dengan banyaknya potensi bencana mengancam Bantul sudah semestnya rakyat Bantul dibekali dengan mitigasi bencana. Oleh karena itu baik relawan, pemerintah  harus melakukan sosialisasi di daerah rawan terjadinya bencana.

“Kedepan kemampuan mitigasi bencana harus ditingkatkan, karena kita tidak pernah tahu kapan bencana itu akan terjadi,” ujarnya. (Roy)

BERITA REKOMENDASI