Gelombang Tinggi Berpotensi Terjadi di Laut Selatan Bantul

Editor: Ivan Aditya

BANTUL, KRJOGJA.com – Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bantul Drs Dwi Daryanto MSi, mengingatkan kepada nelayan yang menangkap ikan dan wisatawan yang sedang berlibur di kawasan pantai selatan Bantul. Hal ini terkait perubahan gelombang laut yang diprediksi dalam pekan mendatang bisa mencapai ketinggian 4 hingga 5 meter.

Menurut Dwi Daryanto tingginya gelombang laut selatan karena dampak kencangnya angin dari arah Australia yang berlangsung dalam beberapa pekan terakhir ini. "Kondisi laut selatan wilayah Bantul sama, Parangtritis, Samas, Goa Cemara, Kuwaru maupun Pandansimo, semua mempunyai karakter bisa bergelombang tinggi. Karena itu semua nelayan dan wisatawan perlu waspada," jelas Dwi Daryanto.

Beberapa wilayah di pantai selatan Jawa sudah ada beberapa yang terjadi gelombang tinggi. Walaupun tidak sampai merusak bangunan rumah warga maupun sarana wisata, tetapi sempat mengganggu aktivitas nelayan. Untuk nelayan di Bantul perlu mewaspadai terjadinya gelombang tinggi, agar jangan sampai terjadi hal yang tidak diinginkan.

Lebih lanjut Dwi Daryanto mengemukakan, selama libur Lebaran 2019 di kawasan pantai wisata Bantul meliputi Parangtritis, Samas, Goa Cemara, Kuwaru dan Pandansimo dalam kondisi aman tidak terjadi kecelakaan laut. Tetapi ada ratusan pengunjung yang tersengat uburubur, terutama di kawasan Pantai Parangtritis. (Jdm)

BERITA REKOMENDASI