Gempur Rokok Ilegal di Bantul, Bupati : Laporkan Polisi Jika Ditemukan Pelakunya

Editor: Ary B Prass

 

BANTUL, KRJOGJA.com– Bupati Bantul , H Abdul Halim Muslih minta kepada semua lapisan masyarakat di Bantul agar tidak menjadi produsen, pedagang, pengecer maupun pengguna rokok ilegal. Karena peredaran rokok ilegal merupakan pelanggaran hukum dan merugikan negara.
Ajakan Bupati Bantul tersebut disampaikan dalam acara sosialisasi dan pentas seni bertema gempur rokok ilegal,  melibatkan mahasiswa ISI Yogyakarta di Pasar Seni Gabusan Jln Yogya-Parangtritis Sewon Bantul, Sabtu hingga Minggu (20-21/11/2021).
Kegiatan tersebut digelar oleh Bagian Administrasi Perekonomian Kabupaten Bantul, bekerjasama dengan Kantor Bea Cukai DIY dan Forum Komunikasi Pimpinam Kapanewon  Sewon.
Menurut Bupati Bantul, produsen, pedagang maupun pengguna rokok ilegal mengakibatkan kerugian negara melalui pita cukai . Karena pajak tembakau atau rokok yang perhitungannya melalui cukai juga bentuk iuran bersama menjadi pendapatan negara yang pemanfaatannya untuk kesejahteraan rakyat.
“Makanya selama ini saya belum pernah merokok dengan rokok ilegal,” papar Bupati Bantul.
Dikemukakan, jika peredaran rokok ilegal dapat dicegah, pendapatan negara melalui cukai dapat meningkat , sehingga dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan program kesehatan  yang bersifat promotif dan preventif untuk mengatasi dampak merokok. Untuk itu masyarakat harus cerdas dan bisa membedakan mana rokok legal dan yang ilegal.
“Kepada masyarakat saya berpesan, jika ditemui oknum yang sengaja menjual produk rokok ilegal segera laporkan ke Kantor Bea Cukai atau pihak yang berwajib,” pungkasnya.

BERITA REKOMENDASI