Gencarkan Pelestarian, BKSDA Data Sarang Penyu

Editor: KRjogja/Gus

SANDEN, KRJogja.com – Konservasi Penyu Mina Raharja Pantai Goa Cemara Kapanewon Sanden Kabupaten Bantul bersama Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) DIY melakukan pendataan lokasi penyu bertelur, Selasa (20/4). Langkah tersebut diambil untuk melindungi telur dari berbagai ancaman sampai menetas. Sejauh ini kesadaran masyarakat menjaga kelestarian penyu patut mendapatkan apresiasi.

“Sekarang ini kesadaran masyarakat secara umum berpartisipasi menjaga kelestarian penyu, mulai dari telur hingga tukik sangat baik. Salah satu indikasinya setiap pemancing ataupun masyarakat umum menemukan telur langsung dikoordinasikan dengan pusat konservasi,” ujar pengelola Konservasi Penyu Mina Raharja Pantai Goa Cemara Kecamatan Sanden Kabupaten Bantul, Yatiman.

Dijelaskan, dalam pendataan tersebut dari BKSDA DIY melihat langsung titik-titik yang digunakan penyu bertelur. Dengan data tersebut tentunya lebih mudah melakukan pengawasan sampai menetas. Merujuk data pusat konservasi penyu, sepanjang tahun 2021 sudah ditemukan 7 sarang penyu. Menurut Yatiman, sarang-sarang tersebut harus diamankan untuk mencegah dari serangan predator. “Selain menjaga secara langsung, pusat konservasi penyu Pantai Goa Cemara terus memberikan edukasi kepada masyarakat pentingnya menjaga kelestarian penyu,” jelas Yatiman.

BERITA REKOMENDASI