Gerabah Lapis Kaca Bantul Makin Diminati

Editor: KRjogja/Gus

KASIHAN, KRJOGJA.com – Inovasi menjadi salah satu kunci sebuah produk kerajinan bertahan dari ketatnya persaingan pasar. Seorang pengusaha mesti mampu membaca selera konsumen agar produknya tetap eksis. Langkah berani melakukan inovasi produk dari gerabah konvensional menjadi gerabah mosaik kaca  kini dirasakan Agus Nur Rohman warga Sentanan Bangunjiwo Kasihan Bantul. Lelaki kelahiran Bantul 1 Agustus 1975 itu sejak empat lalu menciptakan kerajinan gerabah mosaik kaca atau gerabah berlapis kaca.

 

Ditemui di rumahnya, Selasa (15/10), lelaki berputra dua itu membeberkan perjalanannya menekuni pembuatan kerajinan gerabah murni, gerabah lukis dan pada akhirnya sekarang membuat gerabah mosaik kaca. “Empat tahun lalu inovasi membuat gerabah mosaik kaca saya mulai dan hingga kini terus saya kembangkan,” ujar suami Ny Sri Suhartini tersebut.

Dijelaskan, pada awalnya menekuni dalam membuat gerabah, tetapi seiring berjalannya waktu kini dikembangkan gerabah mosaik kaca.  Menurutnya untuk saat ini kerajinan ciptaannya sudah diterima pasar, baik lokal dan daerah di seluruh Indonesia. Sementara untuk jenisnya sangat beragam, mulai fast bunga, guci, pot, meja kursi. “Semua kerajinan gerabah bisa dilapisi kaca , mulai asbak hingga guci. Barangnya setelah jadi sangat mewah, tetapi harganya sangat terjangkau,” ujar Agus.

Misalnya untuk sovenir lapis kaca dipatok harga mulai Rp 15.000,. Empat tahun memproduksi gerabah mosaik kaca, pasar bidakan Agus semakin meluas. Palembang, Aceh, Jambi, Jakarta hingga merambah Bandung. Dijelaskan, selama empat tahun berkarya, Agus tidak fokus melapisi aneka kerajinan gerabah dengan kaca. Dirumah yang berada di tepi jalan Kasongan itu, juga dibuat produk cermin hias. Agus sangat berharap, pemerintah Bantul memfasilitasi untuk bisa ikut pameran agar produknya semakin dikenal masyarakat umum. (Roy)

BERITA REKOMENDASI