Gerindra Inginkan Koalisi Besar Dalam Pilkada Bantul

Editor: Agus Sigit

BANTUL, KRJOGJA.com – Berkas hasil penjaringan  Bakal Calon (Balon) Calon Bupati (Cabup) dan Balon Calon Wakil Bupati (Cawabup) Bupati Bantul diserahkan ke DPD Partai Gerindra, Selasa (10/12). Proses selanjutnya akan dilakukan interview oleh DPD Gerindra DIY atau Tim 9.

 

Setelah tahapan di DPD selesai akan dikirim ke DPP Partai Gerindra sebelum turun rekomendasi. Dalam serah terima itu juga dihadiri Ketua DPD Gerindra DIY, Brigjen (Purn) RM Noeryanto SH , Ketua DPC Partai Gerindra Bantul, Drs H Suharsono, Ketua Tim 11 Darwinto SH, Enggar Suryo Jatmiko SE MM, termasuk lima bakal Cabup/Cawabup Mahmud Ardi Widanto (Ketua DPD II PAN)  Cawabup, Nur Rahmad JP (DPC Demokrat) Cawabup H Setiya (Partai Gelora) serta Dewata Eka Putra.

Ketua Tim 9, Darma Setiawan mengatakan, setelah  berkas  diterima pihaknya akan segera meriview nama -nama yang sudah masuk itu. “Kami juga mengucapkan terimakasih kepada Partai PAN, Demokrat dan Gelora kadernya sudah mendafatar ke Gerindra,” ujarnya.

Setelah itu diadakan 'fit and proper test' pada lima calon. Tidak hanya itu, sebelum rekomendasi diberikan. Langkah selanjutnya dilakukan survei baik cabup /cawabup. Disamping survei personel, juga diadakan survei kecocokan pasangan Cabup/Cawabup. “Kami akan diskusi dengan DPP sepanjang proses ini berjalan,” ujarnya.

Dijelaskan, Gerindra tidak menutup kemungkinan membuka pendaftaran gelombang 2. Alasannya DPP mempertimbangkan dinamika politik yang sangat tinggi dalam Pilkada 2020 mendatang.  Hal tersebut terjadi setelah Gerindra ikut masuk dalam pemerintahan Joko Widodo. “Gelombang 2 dibuka karena dinamika politik nasional dimungkinkan berpengaruh di daerah,” jelasnya.

Menurut Darma, DPP Gerindra melihat dinamika politik yang sangat luar biasa. Selain itu dengan Cawabup dari kalangan muda, harapannya pemerintah di Bantul ke depan semakin dinamis. “Jika nanti Ketum DPP Partai Gerindra  sudah mantab,  sesuai dengan hasil survei segera di tetapkan,” ujarnya.

Namun saat ini Gerindra punya tantangan berat yakni persoalan saksi. Karena saksi dalam pileg dan pilpres kemarin belum sesuai harapan. “Harapan kami, PAN dan Demokrat, siapapun yang masuk, tetaplah  berkoalisi dengan Gerindra, Mas Setiya masuk dan tidak masuk, kami harapkan untuk membantu kami dalam penyusunan saksi kami. Kami ingin koalisi besar terbentuk dalam Pilkada tahun depan,” jelasnya

RM Noeryanto mengatakan setelah dilakukan penyaringan dan 'fit and proper test'. Setelah dapat hasil terbaik akan diserahkan ke Ketum DPP Gerindra. “Pendaftaran Pilkada Bantul Bulan Juli, harapan kami penjaringan Gerindra tutup hari ini. Tidak ada susulan lagi. Yakinlah jika tim 9, profesional,” ujarnya. (Roy)

 

BERITA TERKAIT

Jalan Pleret – Banguntapan Diperbaiki

26 Februari 2020, 11:49:45 WIB

Sambut ‘Bali Baru’, Forum DTW Dibentuk

26 Februari 2020, 11:35:28 WIB

BPBD Siapkan Jalur Evakuasi Kawasan Rawan Longsor

26 Februari 2020, 11:29:30 WIB