Giliran Seniman Terima Sumbangan Pembaca KR

Editor: KRjogja/Gus

PARA seniman juga banyak yang terdampak pandemi Covid-19. Para seniman panggung misalnya, dengan adanya wabah ini mereka tidak mendapatkan ‘job manggung’ lagi. Bahkan ‘order manggung’ yang sudah dijadwalkan pun banyak yang lantas dibatalkan. Akibatnya, kini mereka ‘nganggur’. Dengan begitu pendapatan pun tidak ada.

“Sudah hampir dua bulan ini, sejak terjadi wabah covid-19, para seniman panggung di Yogyakarta kehilangan mata pencaharian,” kata Daru Maheldaswara didampingi sejumlah seniman saat menerima bantuan pembaca ‘KR’ di rumahnya, Jalan Ontorejo Perumahan Kasongan Permai Bangunjiwo Kasihan Bantul, Jumat ( 8/5).

Bantuan diserahkan Wakil Pemimpin Redaksi KR, Drs H Ahmad Luthfie MA, selaku Koordinator Dompet KR. Bantuan berupa paket sembako yang berisi 5 kg beras, 2 kg gula pasir, 1 liter minyak goreng, 1 pak teh dan 2 masker. “Kami memang memberi perhatian kepada mereka yang terdampak pandemi Covid-19, termasuk teman-teman seniman di Yogya. Meski bantuan tidak seberapa semoga bisa sedikit meringankan beban hidup mereka,” katanya.

Daru Maheldaswara mewakili rekan-rekannya mengatakan, sejak wabah Korona memasuki wilayah DIY, semua seniman pertunjukan di Yogyakarta kehilangan penghasilan, karena semua Order manggung

dibatalkan atau dipending

. “Lha gimana, kalau ada pentas pasti akan ada kerumunan, padahal dalam upaya mencegah penularan Covid-19 pemerintah melarang mengadakan kerumunan, bahkan wajib jaga jarak, sehingga semua pentas kesenian atau panggung dibatalkan. Akhirnya kami gak jadi “peye”. Nasib seniman seperti ini dirasakan, oleh semua seniman panggung seperti teater, kethoprak, drama, jathilan dan lainnya,” jelas Daru.

BERITA REKOMENDASI