Guru Harus Miliki Kompetensi Ideal di Era Global

Editor: KRjogja/Gus

BANTUL (KRjogja.com) – Tantangan guru makin kompleks seiring dengan majunya peradaban manusia. Kondisi itu secara otomatis menuntut guru profesional dalam menjalankan tugas disekolah dan panutan dilingkungan masyarakat. Momentum  Hari Guru  tahun 2016  mesti dijadikan pijakan berbenah agar kehadiran guru sesuai yang diharapkan bangsa dan negara.

“Guru kedepan harus punya kompetensi memadai, sehingga target mencetak generasi cerdas berakhlak  mulia tercapai,” ujar Kepala Dinas Pendidikan Dasar (Dikdas) Bantul, Totok Sudarto MPd usai menjadi inspektur upacara peringatahan Hari Guru Nasional (HGN) ke-71 di SD Unggulan Aisyiyah Bantul, Jumat (25/11). Dalam acara juga dihadiri Kepala SD Unggulan Aisyiyah Bantul, Suwardi SPd Si, Pengawas SD, Hj Tutik Saptiningsih MPd.

Totok mengatatakan,  negara Indonesia sekarang  sangat menantikan lahirnya  generasi cerdas dan berakhlak mulia. “Hanya dengan dua karakter cerdas dan berakhlak mulia itulah persoalan bangsa ini bisa diselesaikan,” jelasnya. Agar targetnya terealisasi, guru harus punya dua kompetensi yakni, cerdas secara sosial dan  berkepribadian.

Dalam acara itu juga diserahkan  penghargaan kepada guru inspiratif dari SMP Unggulan Aisyiyah yakni, Widya Rahmadhani MPd Si, Damar Sungkowo SPd, Delia Uztati SPd.  Penghargaan serupa juga diberikan guru SD Unggulan (SDU) Aisyiyah yakni Heri Prasetya SPdI, Anang Purwianto ST, Sukardi  SPdI, Emmi Laili Handayani SPd, Muh Eko Prasetyo SPd, Nafi’ah Istiani SKom. Penghargaan juga diberikan kepada guru SDU beprestasi yakni Muh Eko Prasetyo SPd Si, Eni Lestari SPd serta Agus Khamdani AMd Par (Karyawan). (Roy)

BERITA REKOMENDASI