Harga Jual Cabai Jatuh

Editor: Ivan Aditya

BANTUL, KRJOGJA.com – Bupati Bantul Drs H Suharsono menyambangi petani cabai di Baros Tirtohargo Kretek Bantul, Rabu (10/06/2020) sore. Kedatangan orang nomor satu di Kabupaten Bantul tersebut setelah mendapat kabar jika harga jual cabai jatuh.

Ketua Kontak Tani dan Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Bantul, Suroto mengatakan memang harga jual sekarang ini rendah. Harapannya kedepan meningkat bisa lebih dari yang sekarang ini.

“Kalau sekarang ini kan kisaran Rp 4.000, dengan harga itu petani sama sekali tidak akan untung. Ongkos petik saja tidak akan nutup itu,” ujar Suroto.

Suroto mengatakan, sekarang ini mayoritas tanaman lombok merupakan hasil tumpang sari dari tanaman bawang merah. Sehingga pada bulan-bulan ini sebelum memasuki masa panen raya. “Sekarang memang sudah berbuah tapi baru bisa dipanen paling tidak satu bulan lagi,” ujar Suroto.

Terkait dengan jumlah luasan tanaman cabai, musim tanam (MT) 1 tidak terlalu banyak. Khusus wilayah Sanden kisaran 10 hektare sedang di Kretek bisa mencapai 40 hektare.

“Perhitungan saya di wilayah Sanden ini mencapai 10 hektar yang terpusat di daerah desa Srigading. Kemudian di Kretek berada di Parangtritis, Donotirto, Tirtohargo yang luasannya mencapai 40 hektare ,” ujar Suroto. (Roy)

BERITA REKOMENDASI