Hewan Kurban Meningkat, Ratusan Terkontaminasi Cacing Hati

BANTUL, KRJOGJA.com – Dinas Pertanian, Pangan Kelautan dan Perikanan (DPPKP) Bantul mencatat sebanyak 20.518 hewan kurban disembelih dihari Raya Idul Adha. Jumlah tersebut terbagi dalam tiga jenis hewan kurban yakni, sapi, kambing dan domba. Sementara untuk hewan kurban yang terkontaminasi cacing hati mencapai 222 ekor.

Baca Juga: Pantau Hewan Kurban di Sleman, Cacing Hati Paling Diwaspadai

"Data sudah semua masuk, jumlah keseluruhan untuk sapi 6.424 ekor,  domba 8.973 ekor dan kambing 5.421 ekor untuk sapi jumlahnya naik 15 persen dibanding tahun 2018," ujar Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan, DKPP Bantul, Ir Joko Waluyo SPt MSi, Kamis (15/8/2019).  

Joko mengungkapkan, jumlah sapi yang disembelih tahun 2018 lalu mencapai, 5.585 ekor. Dari jumlah sapi yang disembelih tahun ini meningkat, tetapi dari hewan yang kena cacing hari mengalami penurunan.

"Tahun 2018 lalu sapi yang disembelih 5.585 ekor dengan 235  kasus cacing hati, tahun ini lebih  banyak kasus cacing hati turun sangat tajam," ujarnya. 

Menurunnya angka hewan kurban yang terjangkiti cacing hati jadi indikasi kesadaran masyarakat makin pandai dalam memilih hewan kurban. Selain itu, dari dinas sendiri juga menurunkan sekitar 206 petugas kesehatan. 

“Kami sudah bekerja memberikan penyuluhan kepada masyarakat dua bulan sebelum pelaksanaan, tahun depan kami akan turun jauh hari supaya penyuluhan bisa optimal,” ujarnya.

Sementara Karang Taruna Desa Seloharjo Kecamatan Pundong Bantul kerjasama dengan Dompet Dhuafa Yogyakarta menyembelih hewan kurban. Tahun ini karang taruna Bima Nusa Desa Seloharjo, menyalurkan tujuh  ekor kambing bagi  warga  Seloharjo.  Hewan kurban diserahkan untuk warga Biro Kampung Sorotopo, Blali, Nambangan dan beberapa dusun di Desa seloharjo.

Ketua Karang Taruna Bima Nusa Desa Seloharjo Pundong Bantul,  Agus Priyanto, S.A.B mengatakan, bakti sosial  dilaksanakan sebagai wujud kepedulian terhadap masyarakat Desa Seloharjo. Koordinator pelaksanaan kurban Abdul Rozak mengatakan, paling penting yang perlu dilakukan ialah, berbuat yang bisa dilakukan untuk masyarakat walaupun kecil.

Sementara itu RA Permata Hati dalam rangka Hari Raya Idul Adha digelar sejumlah kegiatan. Kepala RA Permata Hati, Muslikah Suriah, SpdI mengatakan kegiatan dipusatkan di Aula Lantai 2 Pesantren Al-Mahalli menghadirkan Ustadz Rustam Nawawi, SPd.I yang akrab di sapa Kak Rus. Pengasuh Bimbel Nurus Motivation Jokerten RT 06 Timbulharjo Sewon Bantul Yogyakarta sekaligus penulis buku strategi retorika ini menyampaikan materi tentang makna kurban.(Roy)

BERITA REKOMENDASI