Hindari  Serangan PMK, Peternak Bantul Suntik Vitamin Hewan Ternaknya

Editor: Agus Sigit

BANTUL, KRJogja.Com – Wabah Penyakit Mulut dan Kuku atau PMK kembali menyerang sejumlah wilayah di Indonesia.  Bahkan kekhawatiranpun menyelimuti peternak di Kabupaten Bantul. Segala upaya pun ditempuh agar ternaknya bisa menghindar serangan wabah tersebut.  Sementara Tim Unit Reaksi Cepat (URC)  Dinas Pertanian dan Peternakan Bantul terus bergerak mencegah PMK.
“Sebenarnya kalau ternak saya itu sudah rutin setiap tiga bulan sekali disuntik vitamin.  Tetapi karena muncul wabah akhirnya sejak setengah bulan lalu kami suntik meskipun sebenarnya belum waktunya,” ujar peternak sapi warga Dusun Depok Kalurahan Wonolelo Kapanewon Pleret,  Yuli Nuryanto,  Senin (23/5).
Yuli mengungkapkan, selama ini pengawasan terhadap ternaknya boleh dibilang cukup ketat apalagi terkait dengan kesehatan. “Sudah ada dokter langganan, artinya setiap ada ternak saya Kelihatannya tidak fit langsung ditangani dokter,” ujar Yuli. Dengan pengawasan seperti itu sudah bisa dipastikan kondisi ternaknya terjamin kesehatannya. Menurutnya wabah PMK yang tengah merebak ini memang menimbulkan kekhawatiran.
Tetapi Yuli tidak terlalu berlebihan dalam menyikapi. “Khawatir tentu ada, tetapi asal kebersihan kandang dijaga, juga disemprot disinvektan serta asupan vitamin juga tidak boleh telat,  Insya Allah semua akan baik-baik saja. Itu usaha kami menghindar dari Wabah PMK,” ujarnya. Lelaki bersahaja tersebut justru merasa khawatir jika hari raya Idul Adha sudah mendekati.
Semenatar Ahmad Suwardi pedagang sapi warga  Padokan Lor Tirtonirmolo Kasihan Bantul mengatakan,  langkah antisipasi wabah PMK menyerang, pihaknya melakukan penyemprotan. Tidak kalah penting kebersihan  kandang mesti terjaga kebersihannya. “Dan hari ini Pos Kesehatan Hewan Kasihan akan berkunjung di kandang,” jelasnya.
Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Bantul,  Joko Waluyo SPt MSi mengatakan, di Bantul terdapat 10  Pos Keswan tersebar di 17 kapanewon di Bantul. Dari Dinas Pertanian dan Peternakan Bantul menerjunkan tim Unit Reaksi Cepat (URC). “Tim URC sejauh ini terus bergerak di lapangan berusaha membendung agar PMK tidak sampai mewabah di Bantul, ” ujar Joko. (Roy)

BERITA REKOMENDASI