Hujan Deras, Volume Sampah di Pantai Bisa Capai 7 Ton

BANTUL, KRJOGJA.com – Volume sampah di Pantai Parangtritis Kretek Bantul terus meningkat. Selain sampah berat, seperti batang kayu, bambu serta limbah rumah tangga. Dalam tiga hari terakhir ini sampah plastik di parangtritis sangat mendominasi. Kondisi itu pula yang menjadi dasar Hotel Pulang ke Uttara  dan Yats Colony dibawah AR Hospitality (Management Hotel Consultant) menggelar bersih sampah di Pantai Parangtritis Kretek Bantul, Minggu (24/5/2019).  

Community Relations dari Yats Colony, Aprilian Laili mengatakan, program bertajuk ‘resik -resik pantai’ ini wujud keprihatinan dengan banyaknya sampah di tepi pantai. Selain itu harus diberikan edukasi agar warga tidak membuang sampah sembarangan. Oleh karena itu semua pihak diajak untuk ikut peduli terhadap lingkungan sekitar.  "Kami ajak semua elemen untuk ikut berpartisipasi dalam gerakan resik- resik pantai ini, " ujarnya.  

Sementara Koordinator UPK Parangtritis Suranto mengatakan, adanya program bersih pantai dari Hotel Pulang ke Uttara  dan Yats Colony dibawah  AR Hospitality (Management Hotel Consultant) patut diberikan apresiasi.  Dijelaskan, dalam beberapa pekan terakhir mamang kecenderungan sampah pantai sampah cukup beragam.  "Dalam tiga hari terakhir ini sampah plastik sangat mendominasi, oleh karena itu dengan program ‘resik-resik’ sampah pantai sangat membantu kami, " ujarnya.  

Dalam kondisi hujan seperti sekarang ini, dalam sehari volume sampah bisa mencapai 7 ton.  "Kalau yang banjir Sungai Oya mungkin material berat, jika Sungai Winongo banyak plastiknya," ujarnya.(Roy)

BERITA REKOMENDASI