Idham : AHM-JP Perhatikan Nasib Petani

Editor: KRjogja/Gus

SRANDAKAN, KRJOGJA.com – Sisa waktu menjelang pencoblosan Pilkada Bantul 9 Desember 2020, dimanfaatkan dua paslon Cabup/Cawabup H Abdul Halim Muslih -Joko Purnomo (AHM-JP) dan Drs H Suharsono -Totok Sudarto (NoTo) untuk meraih dukungan rakyat. Bahkan Paslon AHM-JP menggelar temu warga dengan protokol kesehatan di Srandakan Bantul menghadirkan Jurkam Drs HM Idham Samawi, Kamis (19/11).

Idham Samawi mengatakan jika AHM -JP sudah menyatakan sanggup mengalokasikan anggaran untuk menyekolahkan guru. Dengan komitmen tersebut Idham sangat optimis akan lahir generasi cerdas berakhlak mulai dari Kabupaten Bantul. Hal tersebut salah satu komitmen AHM -JP untuk kemajuan Kabupaten Bantul. Menurut Idham, kunci untuk mencerdaskan generasi muda di Kabupaten Bantul salah satu kuncinya cerdaskan dulu gurunya. Oleh karena itu kedepannya, harus banyak guru di Bantul disekolahkan, demi Bantul lebih baik.

“Pak Halim dan Pak Joko sudah saya tanya jika nanti diberi kepercayaan rakyat dan diijabahi Allah menjadi bupati Bantul, harus berpihak kepada rakyat Bantul, petani hingga nelayan,” ujar Idham. Selain itu AHM-JP juga siap menganggarkan dari APBD untuk membeli hasil panen petani ketika harga jatuh. Idham mengatakan, jika seorang calon pemimpin mengeluarkan uang atau menyuap untuk membeli suara rakyat. Jika terpilih pasti rakyat paling dirugikan.

Dalam acara tersebut juga dihadiri Ketua Tim Kampanye AHM-JP Kecamatan Srandakan, Dodi Purnomo Jati, Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu) DPC PDI Perjuangan Bantul, Kusbowo Prasetyo SH, Ketua Relawan Bima Garda Kabupaten Bantul, Noor Janis Langga Barana.

BERITA REKOMENDASI