Ingin 1 Tahun Hafal Quran, Di Rumah Tahfidz Ini Bisa..

Editor: Agus Sigit

YOGYA (KRjogja.com) – Pertumbuhan jumlah penghafal alquran di indonesia saat ini meningkat cukup signifikan. Hal ini membuktikan pemahaman dan pengetahuan untuk menghafal sekaligus memahami kandungan isi alquran di negara mayoritas muslim ini sudah cukup baik.

Pertumbuhan minat belajar menghafal alquran tentunya diikuti dengan pertumbuhan lembaga belajar menghafal alquran yang biasa disebut rumah tahfidz. Masing-masing rumah tahfidz memiliki program dan metode belajar yang bervariasi dalam membentuk membentuk santri hafidz – hafidzah yang bermutu.

Di Yogyakarta, keberadaan rumah tahfidz tersebar di pondok pesantren hingga masjid-masjid tertentu seperti salah satunya Ma'had tahfidz al qur'an daarul firdaus yang berlokasi di kompleks masjid firdaus, Ngoto, Bangunharjo, Sewon Bantul. Program belajar menghafal alquran di tempat ini terbilang cukup istimewa. Santri diberikan fasilitas tempat tinggal lengkap dengan kebutuhan hidup secara cuma-cuma alias gratis.

Keunggulan ma'had tahfidz al qur'an daarul firdaus salahsatunya terletak pada metode yang digunakan dalam menghafal alquran. Melalui program intensif takhossus, santri dapat menghafal 30 jus alquran dalam waktu maksimal 1 tahun. Selain itu, ada juga program reguler, menghafal quran selama 2 tahun bagi santri yang masih memiliki aktifitas diluar seperti sekolah, kuliah atau bekerja

" Lembaga kami juga bekerjasama dengan rumah tahfidz seperti Daarul Quran milik Ustadz Yusuf Mansyur dan lembaga tahfidz di luar negeri seperti di Mesir. Kerjasama ini membuka peluang bagi santri yang ingin melanjutkan belajar pada jenjang berikutnya misal melalui beasiswa universitas Al Azhar di Mesir," kata Ustad Sholihuddin Al hafidz selaku pengasuh ma'had tahfidz al qur'an daarul firdaus.

Ustad sholihuddin menambahkan, keberadaan lembaga tahfidz yang menyatu dengan masjid merupakan tujuan awal berdirinya lembaga ini. Diharapkan aktifitas santri didalam masjid sekaligus mampu memakmurkan masjid.

Animo belajar di ma'had tahfidz al qur'an daarul firdaus cukup tinggi. Pengelolapun terpaksa menolak pendaftar karena kuota setiap tahunnya hanya dibatasi 30 santri. Yang cukup membanggakan, santri tahfids yang belajar disini berasal dari seluruh wilayah di indonesia.

" Untuk saat ini kuota santri memang masih terbatas, namun insyaallah pengelola berencana membangun asrama khususnya bagi santri putri untuk mengakomodasi keinginan masyarakat belajar menghafal Quran disini," pungkasnya. (Git)

BERITA REKOMENDASI