Jangan Memperbaiki Tower Dalam Kondisi Lapar

BANTUL, KRJOGJA.com – Lulu Berkilau (24) warga Brecek Kaligondang Purbalingga membuat geger warga sekitar pedukuhan Manggisan Baturetno Banguntapan Bantul. Pasalnya Lulu pingsan di atas tower setinggi 30 meter dalam kondisi lemah sehingga untuk melakukan penyelamatan harus mendatangkan tim SAR dari DIY maupun dari Bantul.

Kamis (9/12/2021) siang Lulu selaku petugas tenaga pelaksana di PT STP mendapat tugas memperbaiki tower sinyal di Manggisan. Lulu belum sempat makan pagi langsung memanjat tower yang tingginya sekitar 30 meter. Tetapi sampai di ruas pipa paling atas tiba- tiba pingsan, tubuhnya lemas, kaki dan tangannya mengalami kram. Tubuh Lulu menggantung di pipa tower terselamatkan oleh sabuk pengaman.

Petugas SAR DIY maupun dari Bantul, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Bantul, FPRB maupun petugas dari Polsek dan Koramil setempat yang sudah datang di lokasi segera melakukan evakuasi dan Lulu berhasil diturunkan. Sampai bawah tubuh Lulu masih lemas. Ketika dimintai keterangan Lulu mengaku sejak pagi belum sarapan. Lulu kemudian dilarikan ke RS Citra Rajawali Jalan Yogya- Pleret.

Menurut Koordinator TRC- BPBD Bantul Sulistiyanto di lokasi kejadian, orang pingsan diatas tower beberapa bulan lalu juga terjadi SMAN 1 Bantul.

Untuk menghindarkan kejadian yang sama, Sulistiyanto mengingatkan kepada masyarakat, kalau bekerja atau ada kegiatan yang harus memanjat pohon, tower atau tempat tinggi hendak tubuh harus dalam kondisi prima dan harus makan atau sarapan lebih dulu.

“Jangan memanjat tower perut dalam keadaan kosong, karena beresiko bisa meninggal jatuh dari ketinggian tower,” pesan Sulistiyanto.(Jdm)

BERITA REKOMENDASI