Jangan Pilih Kampus Abal-abal

Editor: Ivan Aditya

BANTUL, KRJOGJA.com – Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menyelenggarakan Webinar kerja sama dengan Universitas Aisyiyah (Unisa) Yogyakarta dan Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus) bertema Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Muhammadiyah/Aisyiyah (SBMPTMU) ‘Aku Siap Kuliah’ di Aphiteater, Kampus 4 UAD, Ringroad Selatan, Bantul, Sabtu (25/06/2022).

Webinar ini menghadirkan narasumber Dr Dody Hartanto SPd MPd (Wakil Dekan FKIP UAD), Andhita Dyorita K MPsi (Kepala Biro Layanan Psikologi Unisa Yogyakarta), Muhammad Munsarif SKom MKom (Kepala Lembaga Media Center Unimus). Para pembicara membahas perihal Memilih Kampus Harapan di Era Disruptif, Memilih Kampus Pengembang Hardskills dan Softskills serta Memilih Kampus Kekinian dan Berkemajuan.

Dr Dody Hartanto MPd dalam Webinar itu mengatakan, lulusan sekolah ada banyak pilihan seperti untuk bekerja, kuliah, menikah dan istirahat panjang alias pengangguran. Dody menyebutkan, ada survei 87 persen salah mengambil jurusan. Hal ini terjadi karena memilih jurusan dan perguruan tinggi karena sekadar ikut-ikutan teman, bukan karena potensi, minat dan bakat bersangkutan.

Maka sebelum kuliah alangkah baiknya punya wawasan sehingga bisa membayangkan 5-10 tahun mendatang, profesi apa yang prospektif? Untuk itulah memilih kampus yang kredibel akreditasinya perlu menjadi catatan penting. “Jangan pilih kampus abal-abal. Soal kualitas itu bisa dibuktikan sendiri, bukan sekadar katanya-katanya,” tandasnya mengingatkan.

Dody menyarankan, ada beberapa hal perlu dipersiapkan saat mau kuliah, kekuatan doa, tempat pendidikan, ketrampilan yang ingin dikuasai, memperbanyak interaksi, aktif di organisasi. (Jay)

BERITA REKOMENDASI