Jathilan Hingga Reog Meriahkan Wisuda ISI Yogyakarta

Editor: Ivan Aditya

BANTUL, KRJOGJA.com – Kreativitas mahasiswa Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta tentu tak lagi diragukan. Di setiap kesempatan mereka selalu berusaha menampilkan kreasi seni yang menghibur.

Seperti terlihat, Sabtu (07/03/2020) siang saat ISI Yogyakarta menggelar wisuda Diploma, Sarjana dan Pasca Sarjana semester gasal 2019/2020. Beberapa jurusan seperti Jurusan Karawitan, Jurusan Tari, Jurusan Etnomusikologi dan Jurusan Teater ikut ambil bagian dalam acara informal yang ada di luar Ruang Serbaguna kampus ISI Jalan Parangtritis Bantul, tempat wisuda dalam sidang senat akademik dilakukan.

Seni Reog lengkap dengan pecutan dan bakaran kemenyan dari Jurusan Karawitan dimainkan, jathilan lengkap dengan topeng dan jaran kepang dari Jurusan Tari juga ada. Belum lagi ‘edan-edanan’ dengan kehebohan dari Jurusan Teater juga tak ketinggalan musik etnis ceria dari Jurusan Etnomusikologi.

Sontak saja berbagai hiburan gratis dari mahasiswa angkatan bawah tiap jurusan menjadi hiburan bagi keluarga dan handai taulan wisudawan/wisudawati yang tak bisa masuk ruang Serba Guna. Suasana pun begitu hidup, bagaimana para junior mendukung senior-senior yang selesai menempuh pendidikan dan akan masuk ke dunia baru.

Sementara di dalam ruangan Serba Guna, 244 Sarjana S1, 5 Sarjana D4, 28 D3, 17 Sarjana S2 serta 7 doktor S3 menjalani proses wisuda semester Gasal. Rektor ISI Yogyakarta, Prof Agus Burhan memberikan sambutan yang cukup menyentuh di hadapan wisudawan/wisudawati.

Agus Burhan secara khusus meminta lulusan ISI Yogyakarta untuk segera menyampaikan terimakasih pada orangtua setelah acara wisuda selesai. Ia juga meminta lulusan untuk mampir mengunjungi dosen pembimbing yang ikut berjasa dalam perjalanan akademis mereka.

BERITA REKOMENDASI