Jujuk Prabowo Tegaskan Pentingnya Imajinasi

BANTUL, KRJOGJA.com – Puluhan guru Seni Budaya dan Prakarya (SBP) MTs se-Kabupaten Bantul mengikuti workshop dasar-dasar teater, di bawah bimbingan Sutradara Teater Gandrik Jujuk Prabowo (JP), yang digelar di MTs Muhammadiyah Kasihan, Jalan Kalirandu Bangunjiwo Kasihan, Bantul, Kamis (8/10).

Jujuk yang telah malah melintang dalam seni pertunjukan sejak tahun 1970 mengaskan pentingnya imajinasi. Meski sebenarnya mereka sedang berada di aula, namun semua peserta harus berimajinasi seakan mereka berada di kutub Selatan yang sangat dingin, luas, dan asing. Peserta harus bisa memvisualisasikan bagaimana keadaan orang yang berada di tempat tersebut.

Sutradara yang mengawali debutnya di jagad kesenian sebagai penari balet ini mengajak peserta seakan berada di padang pasir yang sangat panas, jauh dari mata air. “Para peserta harus cepat mengubah imajinasi dari keadaan yang sangat dingin menjadi suasana yang sangat panas. Ini tidak mudah dah perlu latihan sungguh-sungguh,” tegasnya.

Ketua MGMP SBP MTs Bantul Mulyorejoso SPd menjelaskan, workshop dimaksudkan untuk memberikan dasar ilmu seni peran kepada para guru sehingga guru tak lagi gamang saat mengajar sesuai tuntutan kurikulum. Kegiatan akan berlangsung sebanyak empat kali pada Oktober ini yaitu (8/10), (15/10), (22/10) dan (29/10), dua kali tatap muka dan dua kali tugas mandiri, total ada 32 jam pelajaran yang harus dilakoni pesert dengan prosentase teori 25 persen dan 75 persen praktik.

Ketua MGMP SBP MTs DIY Drs Sutanto yang turut membersamai kegiatan tersebut memberikan apresiasi yang tinggi kepada guru SBP MTs Bantul yang bisa menggelar kegiatan yang cukup berbobot. “Pak Jujuk Prabowo merupakan sutradara yang berpengalaman dan tidak diragukan lagi kualitasnya. Kesempatan langka, guru-guru mendapat bimbingan langsung dari beliau, meski dalam waktu yang singkat. Minimal, teman-teman guru dapat memotivasi siswa di madrasahnya untuk menyukai seni peran. Syukur nantinya teater bisa menjadi icon madrasah,” terang Sutanto. (Rar)

BERITA REKOMENDASI