Kader Pelopor Demokrasi Dikukuhkan, Dukung Pelaksanaan Pemilu

Editor: Ivan Aditya

BANTUL, KRJOGJA.com – Sebanyak 25 kader Pelopor Demokrasi Kalurahan Ngestiharjo Kasihan Bantul dikukuhkan oleh Komisioner KKP RI, I Dewa Raka Sandi. Pengukuhan dilakukan di Balai Kalurahan Ngestiharjo, disaksikan Ketua KPU DIY, Sekda Bantul, serta Ketua Anggota dan Sekretaris KPU Bantul, Senin (08/11/2021).

Raka Sandi menegaskan, kegiatan pendidikan pemilih berbasis desa ini bertujuan agar bisa mendekatkan masyarakat terhadap isu-isu kepemiluam. “Melalui strategi ini diharapkan pada saat tahapan Pemilu sudah berjalan, pihak terkait di tingkat desa baik pemerintah kalurahan maupun tokoh- tokoh masyarakat dapat memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan tahapan pemilihan serentak 2024,” paparnya.

Raka Sandi juga berharap, kader-kader pelopor demokrasi ini dapat tampil dalam penyelenggaraan pesta demokrasi harus dapat memastikan berjalannya proses demokrasi secara berkualitas.

Sementara Sekda Bantul, Drs H Helmi Jamharis menyampaikan apresiasi kepada KPU Bantul yang telah menginisiasi kegiatan Desa Pelopor Demokrasi di beberapa Kalurahan di Bantul. “Kami berharap, setelah adanya kader desa pelopor demokrasi ini, masyarakat akan lebih dewasa dalam hal berdemokrasi dan berpolitik. Pengetahuan dan kompetensi yang didapatkan selama mengikuti pembekalan harus diterapkan di wilayahnya masing-masing,” tegasnya.

Sedangkan Ketua KPU Bantul , Didik Joko Nugroho menambahkan, untuk tahun 2021 ini kegiatan Desa Pelopor Demokrasi dilaksanakan di tiga Kalurahan, yakni di Ngestiharjo, Bangunharjo dan Banguntapan.Penetapan ketiga kalurahan menjadi Desa Pelopor Demokrasi ini karena pada saat pemilihan tahun 2020 angka partisipasi pemilihnya masih dibawah rata-rata angka partisipasi tingkat Kabupaten yakni 80, 32 persen.

Selain itu, di tiga kalurahan ini antusiasme untuk mendaftar sebagai penyelenggara Pemilu, baik PPS dan KPPS nya masih rendah. “Kedepan kader pelopor demokrasi juga akan didampingi penguatan kompetensi kepemiluannya oleh prodi ilmu pemerintahan , Fisipol UMY. Dengan keberadaan kader pelopor demokrasi ini dapat menjadi motor penggerak masyarakat , khususnya dalam hal peningkatan kualitas dan kuantitas Pemilu dan Pemilihan 2024,” pungkasnya. (Jdm)

BERITA REKOMENDASI