Kasus Kandang Ayam Kuden, Pemilik: Tudingan Warga ‘Ngayawara’

Editor: KRjogja/Gus

PIYUNGAN (KRjogja.com) – Polemik soal pencemaran dari kandang ayam di Kuden Sitimulyo Piyungan Bantul dibantah oleh pemiliknya. Tudingan  warga dinilai sangat tidak mendasar dan terkesan asal-asal tidak sesuai dengan fakta dilapangan. 
 
Pemilik kandang, Is Andariyah mengungkapkan usaha budidaya ayam tersebut jenis pejantan, bukan ayam potong atau petelur. Tidak hanya itu sebelum membuka usaha pemilik juga sudah melakukan uji kebauan dengan laboratorium, Dalam uji tersebut diketahui jika bau yang timbul dari adanya kandang ayam itu masih diambang batas.

“Saya sudah melakukan uji kebauan, dan hasilnya masih diambang batas. Karena ayam kami itu bukan ayam potong atau petelur, tetapi ayam pejantan sehingga tidak memuculkan bau seperti tuduhan selama ini,” ujarnya, di rumahnya Dusun Kuden, Desa Sitimulyo, Kecamatan Piyungan, Kamis (1/3).

Menurutnya apa yang dituduhkan warga sangat tidak mendasar karena dalam menjalankan usahanya itu juga berpegang kepada aturan. “Bahkan sebagai warga saya pernah  menghadap Pak Wakil Bupati Abdul Halim Muslih. Waktu itu beliaunya juga memberikan lampu hijau atau melanjutkan,” jelasnya. 

Perempuan itu menilai bahwa masyarakat mestinya tidak serta memvonis bersalah dengan peristiwa itu. “Usaha ini saya rintis dengan jerih keringat, coba umpama ini dialami anda,” ujarnya.

Is Andariyah dengan membawa segepok berkas dan lembaran Peraturan Daerah dari kabupaten  pusat yang dijadikan acuan dalam menjalankan usaha. Berdasarkan Perda No 9 Tahun 2014, kemudian direvisi jadi Perda No 10 tahun 2015.  Usahanya tidak diwajibkan punya izin gangguan lingkungan lantaran termasuk dalam usaha mikro. Khusus usaha mikro ini jumlah modalnya dibawah Rp 500 juta. Selain itu dalam sekali siklus panen tidak mencapai 15.000 ekor. Tetapi dalam Perda No 6 tahun 2011 didasarkan atas Permendagri No 27 tahun 2009, usahanya disebut wajib mengantongi izin gangguan.  

Kepala Diperpautkan, Ir Pulung Haryadi MSc membenarkan pernah mengeluarkan rekomendasi peternakan milik Is Andariyah 2015 lalu. Menurutnya rekomendasi terkait hal teknis peternakan, seperti kesesuaian ukuran kandang, populasi ternak. (Roy)

BERITA REKOMENDASI