Kasus Narkotika di Bantul Tiap Tahun Bertambah

Editor: KRjogja/Gus

BANTUL, KRjogja.com – Angka kasus Narkotika di Kabupaten Bantul setiap tahun selalu bertambah. Menurut Kepala Badan Narkotika Nasional Kabupaten ( BNNK) Bantul, Arfin Munajah SE MM sesuai data di Kantor BNNK Bantul, pada tahun 2018 tercatat 87 kasus,2019 ada 96 kasus dan 2020 tercatat 112 kasus.

“Yang memprihatinkan, setiap tahun rata-rata ada 3 pelaku yang masih dibawah umur atau dibawah usia 18 tahun,” ungkap Arfin saat membuka acara peringatan Hari Anti Narkoba Internasional (HANI) di Komplek Kantor BNNK setempat ,Melikan Bantul. Dengan kegiatan lomba Mural dan bakti sosial donor darah ,Selasa (22/6).

Menurut Arfin, upaya menekan peredaran dan penyalahgunaan Narkotika, BNNK Bantul telah menggalakan sosialisasi dan edukasi sampai ke tingkat Kalurahan dan sekolahan. Juga rehabilitasi dengan membuka Poliklinik Narkotika di Kantor BNNK Bantul.

Bagi korban dan pecandu Narkoba bisa berobat di Poliklinik BNNK Bantul gratis. “Yang berobat di BNNK Bantul tidak bakal ditangkap Polisi, karena bermaksud ingin berobat dan kapok. Bisa berobat jalan. Yang usia dibawah umur wajib diantar oleh orang tuanya,” paparnya.

Selama tahun 2021 ini pasien Narkotika di BNNK Bantul ditarget 10 pasien, tetapi baru memasuki bulan Juni sudah ada 20 pasien yang berobat.

BERITA REKOMENDASI