Keberadaan Relawan Mendukung Tugas Prajurit

Editor: Ivan Aditya

BANTUL, KRJOGJA.com – Yogya selama ini dikenal memiliki relawa-relawan yang tangguh. Berbagai peristiwa alam mulai dari gempa bumi Bantul tahun 2006, erupsi Merapi tahun 2010 hingga terakhir bencana Badai Siklon Cempaka telah menempa para relawan untuk selalu sigap memberi pertolongan kepada korban. Semua itu tak terlepas dengan kerjasama yang solid antara semua pihak baik relawan, SAR, TNI maupun Kepolisian hingga masyarakat.

Komandan Kodim 0729 (Dandim) Bantul, Letkol (Inf) Yuswanto menegaskan, prajurit dan relawan prajurit memiliki tanggungjawab yang sama dalam hal penyelamatan kepada masyarakat. Segala rintangan akan selalu dihadapi demi memberikan pertolongan kepada korban.

“Keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama. Tindakan sigap dan tepat serta selamat harus diutamakan saat bertugas, dengan demikian korban dapat selamat dan diri kita juga selamat,” jelasnya di Makodim 0729 Bantul, Selasa (09/01/2018).

Ditegaskanya prajurit tak ada artinya tanpa dukungan dari relawan saat penanganan bencana. Kehadiran relawan sangat berarti, mulai saat penanganan penyelamatan pertama bahkan hingga masa pemulihan pasca bencana.

Yuswanto berharap ikatan serta koordinasi yang selama ini telah terjalin dengan baik dapat terus terbina untuk kepentingan masyarakat. Kodim Bantul selalu siap berperanserta aktif dalam setiap kegiatan relawan, walau itu saat tak terjadi bencana.

Sementara itu SAR DIY wilayah Bantul melantik Dewan Suro yang akan diembang Fuad Riyadi. Pelantikan yang berlangsung di Tambalan, Pleret, Bantul ini sekaligus syukuran atas selesainya menjalankan misi kemanusiaan selama libur Natal dan tahun baru 2018 yang berlangsung mulai 22 Desember 2017 hingga 2 Januari 2018. (Van)

BERITA REKOMENDASI