Kekurangan Vitamin A Pada Anak Berakibat Fatal

Editor: Agus Sigit

BANTUL, KRJOGJA.com – Kekurangan vitamin A pada balita dan anak-anak berakibat fatal bagi perkembangan mereka kedepan. Kekurangan vitamin A dapat menyebabkan kebutaan, daya tahan tubuh menurun bahkan rentan diserang aneka penyakit. Maka dari itu diperlukan solusi bersama bagi anak dan balita Indonesia untuk dijamin tercukupinya kebutuhan vitamin A.

"Kami mengadakan Stadium General dan Mini Simposium mengenai sejarah Vitamin A dan pemenuhan kebutuhan zat yang diperlukan bagi ibu hamil kerjasama Universitas John Hopkins, UAA dan NGO Vitamin Angels. Kegiatan terselenggara berlatar belakang vitamin A masih belum menjangkau seluruh balita dan anak di Indonesia. Kalaupun sudah tersedia, apakah benar-benar dikonsumsi balita atau tidak. Maka penelitian kerjasama dilakukan supaya semua anak dan balita mampu mengjangkau dan terjamin kebutuhan vitamin A," ujar Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKes) Universitas Alma Ata (UAA), Esti Nurwanti, S.Gz, RD, MPH, PhD, Jumat (10/1).

Objek penelitian bersama imbuhnya baru akan dilakukan di kawasan Sedayu Bantul. 

Dibagian lain, kegiatan juga merekomendasikan bahwa ibu hamil tidak hanya diberikan FE dan Asam Folat saja akan tetapi harus ada banyak zat yang diberikan untuk mendukung perkembangan optimal janin.

"Ibu hamil juga wajin  diberikan Vitamin A, Vitamin C, B2, B1, B6, Zinc dan zat lain yang dibutuhkan. Adapun kekurangan zat-zat tersebut rentan menyebabkan bayi prematur, kurang berat badan bahkan stunting," tegasnya.

Hadir sebagai pembicara, Prof Keith P West Jr Dr PH.RD dari Universitas John Hopkins dan Kristen Hurley MPH,PhD dari NGO Vitamins Angels.

Rektor UAA, Prof Dr H.Hamam Hadi, MS., Sc.D.,Sp.GK menambahkan kerjasama  ini diharapkan dapat menekan  kasus Bayi Lahir Berat Badan Rendah (BBLR), kematian bayi berkurang serta mengurangi kasus kebutaan dini, anemia ibu hamil bahkan stunting. (Aje)

BERITA TERKAIT