Keluarga Besar PT Citacontrac Gelar Syawalan

Editor: KRjogja/Gus

BANTUL (KRjogja.com) – Fenomena ditengah masyarakat kerap dijumpai gejala degradasi sikap berbakti kepada orangtuanya dengan beragam penyebab. Padahal mereka sudah bekerja dengan sangat keras agar anak-anaknya bisa bertahan hidup.

"Jangan sampai berbakti kepada orangtua itu diabaikan, siapapun yang tidak berbakti kepada orangtua pasti tidak akan bahagia di dunia ini," ujar Ustadz Tangin dalam acara syawalan   keluarga besar PT Citacontrac Yogyakarta di Gedung serbaguna Patalan Jetis Bantul, Selasa (18/7). 

Tangin mengungkapkan, meski sudah menjadi sukses tidak ada alasan untuk lupa akan peran dan perjuangan orangtuanya. Jangan menganggap, kesuksesan diraih dengan perjuangan sendiri tanpa ada campur tangan orang lain. Oleh karena itu, apapun alasannya keberhasilan kita merupakan doa dari orangtua. 

Ustadz yang beken dengan sebutan Antangin ini mengatakan, dalam keseharian memang berbagai macam ketidaktepatan terjadi, termasuk ketika seseorang sangat kaya raya. Apakah kondisi itu juga terjadi pada orangtuanya. Sebaliknya anaknya miliarder, orangtuanya tetap miskin juga ada.

“Kita ini lahir dari orangtua, bukan dari uang lain, hargai perjuangan mereka yang sudah menjaga kita agar tetap hidup ,"ujar Tangin.  Dalam kesempatan itu juga disampaikan, keuntungan rumah yang didalamnya ada kedua orangtuanya, tidak ada istilah mertua dan orangtua, keduanya bapak dan ibu kita. 

Sementara Koordinator Cetar Agus Budi mengatakan, syawalan tersebut digelar oleh PT Citacontrac Yogyakarta dikuti peserta dari pencatat meter (cater) dan bagian pemutusan dan penyambungan (Tusbung) wilayah  Yogja selatan dan utara, Kalasan , Sedayu ,Sleman, Wates Wonosari. Dalam acara itu juga dihadiri perwakilan Area Rayon Bantul Edy  Cahyono. (Roy)

BERITA REKOMENDASI