Keluarga Korban Minta Polisi Usut Tuntas Takjil Beracun

Editor: Agus Sigit

BANTUL, KRJogja.com – Keluarga Naba Faiz Prasetya (10) korban tewas setelah menyantap takjil beracun dari orang tidak dikenal minta polisi mengungkap tuntas kasus tersebut. Jangan sampai jatuh korban lagi akibat peristiwa tragis itu.

Sementara polisi terus mengusut kasus tersebut dengan memintai keterangan sejumlah saksi. Kasus tersebut bermula ketika korban menyantap takjil sate lontong bumbu Minggu lalu.

Ditemui di rumahnya Dusun Salakan Kalurahan Bangunharjo Kapanewon Sewon Bantul, orangtua korban, Bandiman didampingi istrinya, Ny Titik Rini, Selasa (27/4) menjelaskan dengan gamblang musibah yang dialami. Minggu sore setelah salat asar di Masjid Noor Alam Jalan Gayam, Umbulharjo Bandiman didatangi seorang wanita berjilbab berkulit putih. Perempuan berparas cantik tersebut minta tolong agar paket takjil diantarkan kepada Tomi di Villa Bukit Asri, Sembungan, Bangunjiwo, Kasihan, dengan pengirim Hamid Pakualaman.

“Kemudian saya bilang biaya pengiriman 25 ribu dan perempuan itu setuju,” ujar Bandiman.

Karena tidak merasa pesan, sate lontong kemudian diberikan kepada Bandiman. Sate lontong kemudian disantap untuk berbuka puasa. Bandiman sempat makan dua tusuk sate, semua normal. Kemudian putranya, Naba Faiz Prasetya justru minta bumbu dicampur lontong. “Baru setengah sendok lontong dan bumbu disuapkan oleh istri saya, Naba bilang pahit dan pedas, kemudian ambil air dikulkas diminum. Istri saya makan satu sendok langsung muntah,” ujar Bandiman.

BERITA REKOMENDASI