Kemarau – Penghujan Sampah Tetap Jadi Masalah

Editor: Agus Sigit

BANTUL, KRjogja.com – Wilayah Kabupaten Bantul yang merupakan wilayah hilir sungai di DIY, jika musim kemarau mengalami kekeringan, jika musim penghujan mengalami banjir. Dari musim kemarau maupun penghujan keberadaan sampah tetap menjadi masalah di Kabupaten Bantul. Terutama jika musim kemarau mengganggu kelancaran irigasi.

Kabid Sumber Daya Air , Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman (SDA- DPU PKP) Bantul Yitno ST MT, Jumat (23/7) mengemukakan, kesadaran masyarakat terhadap kebersihan sungai sampai saat masih sangat rendah.

“Banyak warga yang membuang sampah mulai dari hulu hingga hilir, berupa kayu, plastik, karet sampai karung, kasur dan bantal. Akibatnya sering menyumbat gejlik atau pintu air, sehingga jika musim kemarau mengganggu kelancaran irigasi, kalau musim penghujan mengakibatkan banjir,” jelas Yitno.

Memasuki musim kemarau tahun ini, SDA DPU PKP Bantul setiap hari mengerahkan tenaga kerja untuk membersihkan sampah yang menumpuk di tiap-tiap bendung maupun pintu air, juga melakukan gali walet.
“Karena banyaknya sampah yang menyumbat pintu air, pembersihan dilakukan setiap hari. Satu bendung atau pintu air, pembersihan dilakukan 10 orang dalam seminggu,” imbuh Yitno.

BERITA REKOMENDASI