Kerusakan di Pantai Pandansari Terus Terjadi

BANTUL, KRJOGJA.com – Kerusakan di Pantai Pandasari Sanden Bantul akibat fenomena alam abrasi  sudah tidak bisa dihindari lagi. Puluhan pohon cemara terus bertumbangan sejak sepekan terakhir. Meski abrasi terjadi terus menerus, namun hal itu tidak mengurangi jumlah kunjungan wisatawan. Setiap hari kawasan yang berada di barat Pantai Samas tersebut dipenuhi wisatawan. Sementara Badan Penanggulangan Bencana  Daerah (BPBD) Bantul memprediksi cuaca ekstrem akan terus terjadi hingga musim penghujan tiba.

Salah satu anggota Pokdarwis Pandansari, Bangkit, Kamis (12/10/2017) mengatakan, abrasi di Pandansari terjadi beberapa hari lalu. Setiap pagi gelombang terus menerjang tepian pantai tanpa bisa dicegah. Kondisi itu mengakibatkan deretan pohon cemara langsung ambruk.

“Biasanya gelombang pasang itu datang setiap pagi hari,  fenomena alam  yang merobohkan pohon cemara di pantai ini,” ujar Bangkit. Dijelaskan pohon cemara itu awalnya memanjang di tepian pantai. Tetapi karena  abrasi mengakibatkan pohon bertumbangan.

Bangkit mengungkapkan, meski abrasi terus terjadi hal itu tidak membuat  aktivitas wisatawan terganggu.  Karena  dikawasan itu  wisatawan masih bisa menikmati keindahan pantai.

Sementara Kepala BPBD Bantul, Drs Dwi Daryanto MSi mengatakan, musim pancaroba ini akan terjadi hingga datangnya musim penghujan. Selain meningkatkan tekanan angin di laut hingga memicu gelombang besar. Musim pancaroba sebenarnya punya potensi bencana alam lainnya, mulai puting beliung  hingga sambaran petir.

“Musim Pancaroba atau peralihan dari kemarau ke penghujan ini memuculkan banyak potensi bencana alam,” ujar Dwi. Oleh karena itu Dwi minta masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan selama musim pancaroba.(Roy)

 

BERITA REKOMENDASI