Keterbatasan Parkir Picu Macet di Mangunan

Editor: Ivan Aditya

BANTUL, KRJOGJA.com – Kepadatan arus kendaraan hampir terjadi di sejumlah ruas jalan di Bantul.  Dari beberapa ruas di Bantul lonjakan paling terasa dibanding tahun lalu terjadi di Jalan Imogiri Timur hingga Mangunan Dlingo Bantul. Bahkan di perempatan Jejeran Pleret harus diterapkan rekayasa untuk menghindari kemacetan di traffic light itu.

Dinas Perhubungan (Dishub) Bantul menilai, tersendatnya arus kendaraan menuju Mangunan Dlingo Bantul akibatnya terbatasnya lahan parkiri dimasing-masing objek. Kepala Dishub Bantul, Aris Suhariyanto SSos MM mengungkapkan, ketika kendaraan mau masuk objek wisata  di kawasan Mangunan tidak bisa langsung masuk ke kantong parkir.

“Pada saat area parkir sudah penuh kendaraan pasti berhenti karena harus untuk mencari lokasi parkir. Sekarang bisa dibayangkang ketika setiap satu kendaraan berhenti satu menit saja pasti semua kendaraan dibelakangnya juga terhenti. Itu yang kami tengarai sebagai biang kemacetan,” ujar Aris kepada KRJOGJA.com, Kamis (29/06/2017).

Oleh karena itu kedepan  Dishub Bantul akan melakukan inventarisasi lokasi parkir di objek wisata yang berada di Mangunan Dlingo Bantul. Menurutnya persoalan lahan parkir di Mangunan akan jadi fokus perhatian dimasa mendatang.

Sementara itu skenario rekayasa pengaturan lalu-lintas di Jalan Parangtritis diterapkan sejak H+2 hingga H+4. Dengan  rekayasa itu kendaraan roda empat lewat sempalan Pundong lewat Jembatan Pundong dan masuk Jalan Parangtritis di selatan Jembatan Kretek.

Sementara Kepala Pos Pantau Simpang 4 Jejeran Pleret, Ipda Widayadi Sanani didampingi  Kanit Sabhara Polsek Pleret Ipda Dalhari mengatakan, sejak Rabu (28/06/2017) hingga Kamis (29/06/2017) diterapkan rekayasa arus lalulintas. “Traffic light kami abaikan, arus dari selatan bisa langsung jalan tetapi tidak boleh belok kanan. Demikian juga dari arah utara langsung jalan keselatan, tetapi tidak boleh belok kanan,” ujarnya.

Widayadi mengungkapkan sebelum diterapkan rekayasa pengaturan manual mulai  bisa dilakukan sampai 21.00 WIB. Rekayasa akan diakhiri setelah kepadatan mulai berkurang. (Roy)

BERITA REKOMENDASI