Ketua RT Sempat Saksikan Almh Ny Samarsih Muntah

BANTUL (KRjogja.com) – Saling membantah atas dugaan kasus malpraktik di RS Rachma Husada Bantul semakin meruncing. Manajamen dan keluarga pasien Almh Ny Samarsih berupaya mengungkapkan fakta terkait penanganan korban selama di rumah sakit.

Ketua RT 04 Dusun Tulung Srihardono Pundong Bantul menyatakan meninggalnya Ny Samarsih membuat kaget para tetangga lantaran sebelum berangkat dalam keadaan sehat. Bahkan ketika mau dimandikan, dari mulut janazah keluar cairan dalam jumlah banyak.

[baca juga Pasien Pakai BPJS Kesehatan, Dipindah ke Kelas VIP]

"Saya kaget, ketika mau dimandikan keluar mutahan  dari mulut Almarhum. Bahkan muntahan itu mengenai sarung saya, itu sumpah  demi Allah memang begitu keadaannya, korban memang muntah. Saya tahu karena ikut memandikan," jelas Agus Widodo.

Agus menilai, jika sekarang ini pada mau cari benarnya sendiri  silahkan saja. Namun semua itu akan jadi urusan Allah SWT. "Disumpah  Al Quran sekalipun saya siap dan berani, memang keadannya seperti itu, saya berkata apa adanya," tegas Agus Widodo.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Keluarga pasien Rumah Sakit Rachma Husada yang meninggal mendadak, Yuli Samsidah tidak gentar dengan ancaman rumah sakit yang bakal melaporkan balik ke kepolisian.  Sebaliknya, yakin dalam kasus tersebut akan ada orang dari rumah sakit Rachma Husada jadi tersangka oleh penyidik Polda DIY.  "Sampai manapun saya siap, jika tidak ada indikasi penyimpangan saya tidak sampai seperti ini, jangan sampai kejadian ini menimpa warga lain, ini jelas rumah sakit tidak profesional " ujar Yuli dihubungi KRjogja.com, Kamis (04/08/2016). (Roy)

BERITA REKOMENDASI