Ketua Tim Penggerak PKK Bantul Apresiasi ‘Buku Pak RT Menjadi OTG’

Editor: KRjogja/Gus

BANTUL, KRjogja.com – Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bantul Hj Emi Masruroh SPd menyambut baik akan terbitnya buku kisah nyata ‘Pak RT menjadi OTG’ buah karya guru MTsN 3 Bantul Drs Sutanto.

“Membaca buku karya Sutanto tentang kisah hidup yang dialami selama terpapar Covid-19 mengingatkan saya dalam kisah yang sama. Menjadi orang yang terpapar virus ini tentu saja tidak pernah diinginkan oleh siapapun, sehingga upaya menjaga protokol kesehatan senantiasa selalu dilakukan. Walaupun begitu, ketika Allah menghendaki diri kita terpapar maka tidak dapat menghindar sedikit pun. “Begitu pula yang jika tidak dikehendaki terpapar, sekalipun kontak erat dengan pasien Covid-19 maka tetap sehat seperti yang dialami oleh istri Sutanto,” ujar Ketua Tim Penggerak PKK Bantul di Rumah Dinas Bupati Bantul, Trirenggo Bantul, Jumat (25/6).

Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Bantul berupaya dengan berbagai cara agar penyebaran virus tersebut tidak merajalela, akan tetapi keberhasilannya tergantung pada seberapa taat warganya memenuhi protokol kesehatan. Selain upaya antisipatif, bagi warga yang terpapar pun senantiasa diperlakukan dengan baik agar kembali menjadi sehat. Di antaranya dengan menyediakan beberapa shelter dan satu RS Lapangan Khusus Covid (LKC) bagi warga yang terpapar, selain beberapa RS rujukan covid lainnya.

“Ketika saya menyambangi beberapa shelter dan RS LKC tersebut, sebagai Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bantul sempat bertemu dengan Drs Sutanto dalam keadaan sehat secara fisik di shelter Niten. Teman saya berangkat haji pada tahun 2018 ini rupanya menjadi pasien covid dengan status OTG. Beruntung seluruh elemen masyarakat, keluarga, dan petugas yang berada di sekitar tempat tinggal beliau termasuk kondusif, sehingga memberikan rasa nyaman kepadanya dan keluarga. Tidak sedikit orang yang terpapar covid justru dikucilkan oleh tetangganya, sehingga membuat suasana hatinya semakin ‘menciut’ dan memperlama penyembuhannya,” ujarnya.

BERITA REKOMENDASI