KKN-PPM UMY Hibahkan Alat Penunjang Prokes Bagi Warga Guwosari

Editor: Ivan Aditya

BANTUL, KRJOGJA.com – Program Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran dan Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) UMY menghibahkan bermacam alat untuk menunjang penegakkan protokol kesehatan (prokes) bagi masyarakat Dusun Wisata Kampung Santan Guwosari Pajangan Bantul. Berbagai alat tersebut diantaranya thermogun untuk mengecek suhu secara digital, pulse oksimeter untuk mengukur saturasi oksigen serta tempat cuci tangan portable.

Dalam kegiatan yang telah dilaksanakan pada 14 Februari lalu tersebut tim KKN-PPM UMY juga memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya menerapkan prokes dalam masa pandemi seperti saat ini. Dengan menerapkan prokes, selain menjaga diri sendiri juga melindung orang-orang yang ada di sekitar agar terhindar dari Virus Covid-19.

“Kami melakukan screening kesehatan dasar dengan sasaran para pelaku kelompok sadar wisata (pokdarwis) Dewi Kamsa Kampung Santan. Diharapkan kesadaran ini dapat menjadi contoh pokdarwis lain dalam penegakan prokes di tempat-tempat wisata yang dikelola masyarakat,” jelas ketua Tim KKN-PPM UMY, Dr.Nur Chayati, S.Kep.,Ns.,M.Kep yang juga dosen Magister Keperawatan Program Pasca Sarjana UMY tersebut, Sabtu (27/02/2021)

Nur Cahyati mengungkapkan, penegakan prokes penting dilakukan di lokasi wisata lantaran tempat ini menjadi pusat berkumpulnya masyarakat. Penegakan prokes bukan hanya tanggungjawan pemerintah saja, melainkan juga pengelola obyek wisata tersebut.

Dalam edukasi ini tim pengambdi mewajibkan para peserta untuk cuci tangan atau semprot hand sanitizer, kemudian dilakukan pengecekan suhu. Setelah itu peserta dilakukan penimbangan berat badan, pengukuran tekanan darah dan pemeriksaan saturasi oksigen.

Ketua RT setempat, Ghofur sangat mengapresiasi program yang dilakukan oleh Tim KKN-PPM. Alat-alat kesehatan yang dihibahkan kepada masyarakat menurutnya sangat berguna terutama ketika ada event di masyarakat yang harus mengumpulkan beberapa warga. (Van)

BERITA REKOMENDASI