KKNT UAA Lakukan Pendampingan Pencegahan Stunting Melalui Posyandu Bayi dan Balita

STUNTING merupakan masalah yang masih menghantui Indonesia, karena masalah ini menyerang bayi dan anak. Stunting merupakan masalah kekurangan gizi pada bayi di 1000 hari pertama kehidupan yang dapat berakibat terhambatnya perkembangan otak dan tumbuh kembang anak. Hal ini bisa menjadi salah satu kendala dalam mempersiapkan generasi emas 2045 jika tidak segera diuraikan dan diselesaikan hingga tuntas.

Universitas Alma Ata (UAA) merupakan salah satu perguruan tinggi yang memiliki komitmen besar untuk berkontribusi dalam mengatasi masalah stunting. Kepedulian ini didasari pada pentingnya penyiapan generasi muda dari 1000 hari pertama kehidupan. Program penanganan stunting sudah menjadi bagian dalam Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) yang saat ini tengah berlangsung di Kelurahan Sendangsari. Salah satunya adalah pendampingan posyandu bayi dan balita yang diselenggarakan di Dukuh Krebet dan Dadapbong, Kelurahan Sendangsari. Tim KKN-T ini terdiri dari mahasiswa prodi Pendidikan Guru MI (PGMI), Gizi, PAI, Akuntansi dan Manajemen UAA.

Pada hari Jum’at, 8 Oktober 2021, mahasiswa UAA mendampingi ibu-ibu kader untuk melaksanakan kegiatan posyandu bayi & balita di balai dusun RT 03 Krebet. Mahasiswa KKN-T membantu menimbang BB bayi dan balita, mendata hasil pengecekan dan membantu membagikan PMT (pemberian makanan tambahan). Selain itu, saat pelaksanaan kegiatan posyandu mahasiswa KKN-T juga memberikan leaflet tentang ‘Basmi Stunting dengan Asupan Gizi Seimbang’ dalam rangka memberikan edukasi kepada orangtua tentang pentingnya asupan gizi seimbang untuk buah hati. Upaya-upaya ini perlu disosialisasikan secara merata di seluruh wilayah yang memiliki potensi stunting tinggi agar bayi bisa tumbuh sehat dan menjadi generasi emas.(*)

BERITA REKOMENDASI