Komponen Cadangan Wajib Bela Negara

Editor: Ivan Aditya

BANTUL, KRJOGJA.com – Sebagai komponen cadangan, masyarakat harus memiliki tekad rela berkorban untuk bangsa dan negara. Pasalnya saat negara dalam kondisi perang maka rakyat akan menjadi seorang ‘prajurit’ bersama TNI di garda paling depan. Hal tersebut ditegaskan Kepala Staf Kodim (Kasdim) 0729 Bantul, Mayor (Inf) Suwarno saat upacara Peringatan Bela Negara ke-59 yang digelar di makodim setempat, Selasa (19/12/2017).

“Rakyat merupakan komponen cadangan yang akan digerakkan dalam kondisi tertentu saat negara dalam situasi bahaya. Oleh karena itu semangat cinta tanah air dan bela negara harus tertanam dalam diri setiap individu bangsa ini,” tegas Suwarno.

Sebagai bagian dari elemen bangsa, Suwarno menegaskan masyarakat harus aktif dalam kegiatan yang dapat memupuk rasa persatuan dan kesatuan. Kesadaran itu harus tetap digelorakan demi tetap terjaganya kepedulian terhadap bangsa yang kita cintai.

“Kita sebagai pribadi-pribadi harus sadar terhadap berbagai ancaman bagi keutuhan bangsa. Tanpa diperintah masyarakat juga harus peka dalam membaca situasi yang terjadi disekeliling kita,” jelasnya.

Jika semua itu telah dimiliki maka segala macam gangguan serta ancaman yang dapat menggoyahkan bangsa ini dapat dilawan. Prajurit TNI akan selalu bersama rakyat demi tegaknya negara kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan mempertahankan kemerdekaan yang selama ini telah tercapai.

Selain prajurit Kodim Bantul, upacara ini juga diikuti para pelajar, mahasiswa, veteran serta ormas yang ada di kabupaten setempat. Usai upacara kegiatan dilanjutkan dengan outbond dan pemaparan tentang wawasan kebangsaan yang diadakan di Makodim Bantul. (Van)

BERITA REKOMENDASI