Komunitas Arka Bhumi Bersihkan Sampah

Editor: Ivan Aditya

BANTUL, KRJOGJA.com – Persoalan sampah menjadi salah satu permasalahan utama Indonesia saat ini. Oleh karena itu sangat penting diperlakukan pengelolaan sampah dan sosialisasi tentang zero waste atau bebas sampah. Dengan latar belakang itulah yang akhirnya mendorong mendorong Komunitas Arka Bhumi LPDP PK 148 regional Jateng-DIY kerjasama dengan Gardu Action menyelanggarakan zero waste camp.

”Ada beberapa kegiatan diantaranya workshop edukasi dan inisiasi kepedulian tentang pengelolaan sampah kepada generasi muda dan masyarakat, serta reresik Pantai Parangtritis,” ujar Ketua Panitia,  Radikal Yuda Utama di lokasi kegiatan zero waste camp di daerah Gardu Action, Mancingan Parangtritis, Senin (30/12/2019).

Baca juga :

Sempat Dipukuli, Mahasiswa di Yogya Jadi Korban Salah Tangkap Polisi
UMY Luncurkan 'Cafe 1912'

Dengan program tersebut harapannya kedepannya, zero waste camp menjadi gerakan awal berkelanjutan untuk peduli tentang pengelolaan sampah. Dalam acara itu diikuti 50 peserta dari berbagai daerah.

Dijelaskan pertengahan bulan ini juga sejumlah kegiatan digelar, mulai workshop tentang pengelolaan sampah, kemah di tepi pantai, hingga gerakan bersih pantai. Komunitas Arka Bhumi juga memberikan 1.000 bibit tanaman kepada masyarakat hingga membuat plangisasi ajakan tentang membuang sampah pada tempatnya, dan memberikan donasi tong sampah.

“Selain Kegiatan bertema penyelamatan lingkungan, komunitas Arka Bhumi yang juga penerima beasiswa LPDP angkatan 2019, menutup kegiatan ini dengan sharing session mengenai tips and tricks untuk lolos beasiswa LPDP,” jelasnya.

Salah satu peserta, Tri Apriliani asal Bandung memberikan apresiasi tentang kegiatan Zero Waste Camp. Meski kecil, harapannya mampu memberikan kontribusi kepada lingkungan. Program itu juga didukung Gardu Action, komunitas yang bergerak tentang pengelolaan sampah di Parangtritis.

“Konsep dasar Arka Bhumi (Zero Waste Camp) sesuai dengan tujuan dasar untuk mengelola permasalahan sampah di wilayah Parangtritis,” ujar Budianto, pengganggas dan pengelola Gardu Action. (Roy)

BERITA REKOMENDASI