Koperasi Notowono Mangunan Raih Penghargaan

Editor: KRjogja/Gus

BANTUL (KRjOGJA.COM) – Koperasi Notowono Mangunan Dlingo Bantul mendapatkan penghargaan dari Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI. Penghargaan tersebut diberikan untuk kategori Kelompok Masyarakat Penggerak Wisata Alam Hutan Lindung. 

Dengan pencapaian itu tentunya menjadi pijakan dari pengurus koperasi untuk mengembangkan pemberdayaan masyarakat sekitar. Sejauh ini Koperasi Notowono terus membuat terobosan agar masyarakat berdaya dengan modal potensi hutan di kawasan itu.

“Koperasi Notowono sekarang sudah ada 200 orang lebih anggota kami, dan target kami bisa mencapai 400 orang bisa masuk,” ujar Ketua Koperasi Notowono Purwo Harsono Ipung, Kamis (28/12).

Dijelaskan, konsep pembangunan Mangunan sebagai kawasan objek wisata sesuai dengan program Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X yakni Desa Mandiri Berbudaya. Dengan demikian Koperasi Notowono terus berusaha bagaimana caranya agar sektor wisata berkembang tanpa meninggalkan aspek budayanya. Karena sebelum penghargaan diberikan beberapa waktu lalu sebagai pengelola,  tidak pernah diberi tahu jika ada penilaian. “Kami tidak  tahu jika dinilai, tetapi tamu dari kementerian sering berkunjung,” ujar Purwo Harsono.

Selama ini pengurus Koperasi punya komitmen bagaimana hadirnya objek wisata itu mampu mendongkrak kesejahteraan masyarakat sekitar. Baik yang secara langsung atau tidak. Karena sejak Mangunan jadi tujuan wisata perekonomian tumbuh sangat cepat. “Yang terlibat langsung dan merasakan efek positifnya tentu masyarakat penjual, tetapi banyak usaha kerajinan ikut terangkat mulai dari produk kerajinan hingga kuliner,” ujarnya. 

Bahkan dari koperasi minta agar bahan untuk membuat kuliner memanfaatkan produk masyarakat lokal. Sebagai ilustrasi dari koperasi minta agar penjual gorengan wajib menggunakan tempe bungkus daun pisang buatan warga. “Kami tekankan seperti itu agar masyarakat berdaya dari semua lini,” ujarnya. (Roy)

 

BERITA REKOMENDASI