Korban Tewas Oplosan Jadi 5 Orang

Editor: KRjogja/Gus

BANTUL (KRjogja.com) – Korban tewas akibat mengonsumsi nimuman keras (miras) oplosan  terus bergelimpangan. Sampai, Rabu (8/2) sudah lima orang meninggal dunia akibat miras maut racikan warga Melikan Lor Desa Bantul itu. Korban tewas terakhir adalah Kustiono (37) warga Kurahan yang sebelumnya dirawat di Rumah Sakit PKU  Muhamadiyah Bantul, kemarin akhirnya nyawanya tak tertolong.

Sat Reskrim Polres Bantul sudah menetapkan  Sm, warga Melikan Lor Bantul sudah diciduk dan ditetapkan sebagai tersangka utama. Sm dijerat Pasal 204 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun. 

KasatReskrim Polres Bantul AKP Anggaito Hadi Prabowo SIK  mengungkapkan, setelah peristiwa memilukan itu langsung memburu peracik minuman maut itu. Kemudian Selasa siang tersangka Sm, warga Melikan Lor diringkus polisi untuk diperiksa. Dalam pemeriksaan itu, Sm mengakui sudah meracik miras oplosan.  

Tersangka ternyata sudah cukup lama mengedarkan miras oplosan. Keuntungan dari penjualan itu cukup menggiurkan. Terkait dengan komposisi racikannya, untuk 7,5 liter air mineral dioplos dengan 1 liter alkohol murni. Setelah itu oplosan air dan alkohol diberi perisa (essen) jenis torpedo, yakni minuman kemasan sebanyak 16 gelas. Untuk memastikan penyebabnya, Reskrim bakal membawa sampel sisa oplosan yang sita dari rumah Sm. 

Lima korban tewas setelah pesta  miras di Imogiri dan Bantul yakni, Wahyu Defri Cahyo (21), Sudariman alias Kenthut (50), Kustino (35), semua warga  Kurahan Desa Bantul. Sedangkan, Muhdiyanto (23), warga Pajangan dan Paidi (37) warga Ngrancah Desa Sriharjo Kecamatan Imogiri. (*)

BERITA REKOMENDASI