Kota Yogyakarta Penyumbang Sampah Terbesar TPST Piyungan

Editor: Ivan Aditya

BANTUL, KRJOGJA.com – Dari 600 ton sampah perhari yang masuk di Tempat Pengelolaa Sampah Terpadu (TPST) Piyungan, Kota Yogyakarta masih jadi penyumbang sampah terbesar disusul Kabupaten Sleman dan Bantul. Pengelola TPST Piyungan terus melakukan optimasilisasi dengan membangun talud bronjong hingga perbaikan drainase sebelum mendapat lokasi baru.

Staf Pengumpulan dan Pengangkutan Sampah Balai Pengelolaan Sampah Dinas Lingkungan Hiudp dan Kehutanan (DLHK) DIY, Jito mengungkapkan kondisi sekarang ini TPST Piyungan posisinya perlu perhatian serius. Oleh karena itu pihaknya bekerjasama dengan instansi terkait dalam upaya optimalisasi sehingga TPST tetap bisa dimanfaatkan untuk menampung sampah. “Sudah dilaksankan pembuatan bronjong, drainase dan saluran lindi, sehingga meski sudah over kapasitas, TPTS tetap bisa dimanfaatkan,” ujar Jito, Rabu (11/11/2020).

Jito mengungkapkan kendati TPST Piyungan sebenarnya berat ketika setiap hari dijejali ratusan ton sampah, namun pengelola tetap berusaha memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. “Dengan tekad ini diharapkan sampah-sampah di dari masyarakat bisa masuk TPST Piyungan ini sesuai kemampuan lahan yang ada,” ujarnya.

Sementara anggota Komisi C DPRD DIY, H Amir Syarifudin mengatakan pihaknya sudah punya komitmen melangkapi fasilitas umum di TPST Piyungan Bantul. “10 LPJU sudah dipasang dan selanjutnya 10 LPJU akan dipasang lagi,” ujar Amir.

Politisi PKS tersebut mengakui kondisi TPST Piyungan sangat memperihatinkan dan mesti segera mendapat perhatian. Kondisi makin berat ketika musim penghujan karena akses TPST Piyungan menyatu dengan jalan warga.

“Kalau musim penghujan akses di TPST sangat licin, keadaan itu saya tahu sendiri. Oleh karena itu kami Komisi C berusaha mengawal kebutuhan TPST,” ujar Amir. (Roy)

BERITA REKOMENDASI