KPU Bantul Siapkan Tiga Gudang Logistik

Editor: Ivan Aditya

BANTUL, KRJOGJA.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bantul mempersiapkan tiga gudang untuk menampung logistik Pemilu 2019. Sementara itu, untuk mengantisipasi kerawanan surat suara tertukar, KPU Bantul melakukan screening dan pengelompokan surat suara berbasis desa. Pensortiran dan pengelompokan ini dilakukan lantaran surat suara yang saat ini terdiri dari lima jenis menjadi rawan tertukar.

“Berdasarkan pengalaman pemilu periode sebelumnya, ada surat suara yang tertukar antar kabupaten. Saat ini surat suara semakin banyak yakni lima jenis dan harapannya untuk meminimalisir tertukarnya surat suara kami lakukan langkah-langkah antisipasi tersebut,” urai Ketua KPU Bantul Didik Joko Nugroho.

Didik menambahkan, pelipatan surat suara termasuk sortir surat suara rencana dilakukan pada pertengahan Februari. Disiapkannya tiga gudang logistik, imbuh Didik, juga untuk meminimalisir tertukarnya surat suara.

Tiga gudang logistik yang disiapkan yakni gudang KPU di kantor KPU untuk menyimpan surat suara DPRD Kabupaten, gudang di kawasan Srandakan untuk menyimpan logistik surat suara pilpres, gudang di kawasan Ringroad untuk menyimpan surat suara DPRD Provinsi. “Kami baru mencari gudang satu lagi untuk menyimpan surat suara DPD dan DPRD RI,” jelasnya.

Terkait tenaga sortir dan pelipat surat suara hingga saat ini pihaknya masih melakukan rapat dan perundingan menyangkut jumlah tenaga serta standardisasi honor tenaga. Hal ini dilakukan untuk menjaga supaya pemberian honor antara Kabupaten Bantul dengan kabupaten/kota bahkan DIY tidak memiliki selisih yang cukup banyak.

Diprediksikan untuk petugas pelipatan dan sortir surat suara akan melibatkan kisaran 300 hingga 400 tenaga. Terkait kotak suara alumunium, Didik mengaku, KPU baru saja menghapus 6.384 kotak suara alumunium dengan proses lelang.

Sementara kotak suara alumunium lain sejumlah 1.918 dihibahkan ke pemkab untuk proses pilurdes dan Pemilihan Ketua OSIS (Pemilos) tingkat SMP/SMA. “Dana hasil lelang sesuai aturan masuk ke kas negara alias ke pusat,” tambahnya. (Aje)

BERITA REKOMENDASI