KPU Bantul Sosialisasikan Tahapan Pilbup

Editor: Ivan Aditya

BANTUL, KRJOGJA.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bantul mulai melakukan sosialisasi tahapan pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bantul kepada Partai Politik (Parpol), Organisasi Masyarakat (Ormas), maupun tokoh masyarakat di Hotel Ross In Jalan Lingkar Selatan Sewon Bantul, Kamis (14/11/2019). Kegiatan tersebut dihadiri pimpinan dan pengurus parpol, ormas tingkat Kabupaten Bantul.

Ketua KPU Bantul, Didik Joko Nugroho, menjelaskan sosialisasi tahapan pemilihan Bupati dan Wakil Bupati di Bantul tersebut merupakan bagian dari upaya pemberian informasi yang utuh tentang semua tahapan pemilihan. "Parpol dan ormas harus aktif dalam setiap tahapan pemilihan. Capaian partisipasi pemilih yang tinggi sebagai salah satu ukuran kesuksesan Pilkada dapat terwujud apabila ada keterlibatan aktif semua pihak, termasuk salah satunya adalah partai politik," ujarnya.

Baca juga :

Daya Beli Petani di Pedesaan DIY Menguat
Ketersediaan Blangko E-KTP Menipis

Sementara Komisioner KPU DIY, Wawan Budiyanto, yang juga hadir dalam sosialisasi tersebut mengatakan, sosialisasi dengan mengudang partai politik dan ormas ini merupakan bukti bahwa partisipasi semua pihak dalam mensukseskan pemilihan adalah hal yang sangat penting. "Selain kesuksesan dalam hal penyelenggaraan, juga perlu diberikan perhatian berkaitan dengan akuntabilitas penggunaaan anggaran pemilihan," jelas Wawan.

Ditambahkan, bercermin dari pengalaman Pemilu 2019 maupun Pilkada Bantul 2015, KPU DIY optimis KPU Bantul dan segenap pihak dapat melaksanakan tahapan pemilihan Bupati dan wakil Bupati dengan baik dan lancar, dari sisi tahapan maupun pengelolaan anggaran.

Sedangkan Ketua Devisi Teknis Penyelenggaraan KPU Bantul, Joko Santosa, menyebutkan peserta pemilih adalah pasangan calon yang diusulkan oleh partai politik atau gabungan partai politik dan telah memenuhi persyaratan sebagai peserta pemilihan, selain itu pasangan calon juga dapat mendaftarkan diri calon perseorangan yang telah mendaftarkan diri dan memenuhi persyaratan untuk ditetapkan sebagai peserta pemilihan.

Untuk pendaftaran pasangan calon dilaksanakan 16 hingga 18 Juni 2020, sedangkan penetapan pasangan calon dilaksanakan pada 9 Juli 2020. Salah satu kegiatan yang sudah dilaksanakan adalah roadshow ke parpol untuk mengingatkan tentang larangan politik uang serta larangan mahar politik. Mengacu pada UU No 10 Tahun 2016, pemberi maupun penerima dalam praktik politik uang dapat dikenakan sanksi pidana. (Jdm)

BERITA REKOMENDASI