KPU Bantul Terus Perbarui Data Pemilih

BANTUL, KRJOGJA.com – Menjelang Pemilu 2024 Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bantul terus memegang komitmen untuk selalu menyajikan daftar pemilih yang komprehensif, akurat dan mutakhir. Oleh karena itu, sejumlah terobosan dilakukan, termasuk Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB). Program PDPB merupakan kegiatan perbaharui data pemilih berdasarkan Daftar Pemilih Tetap (DPT) dari Pemilu atau pemilihan terakhir. Data tersebut tentu sudah disinkronkan dengan data kependudukan secara nasional.

Ketua KPU Bantul, Didik Joko Nugroho, Kamis (23/12/2021) mengatakan dalam kegiatan PDPB tersebut, KPU Bantul menggunakan data dasar DPT pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bantul tahun 2020, jumlahnya 704.688 pemilih. Sementara dasar hukum pelaksanaan PDPB yakni Undang-Undang Nomor 7 Tentang Pemilu dan Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 6 Tahun 2021 tentang Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan.

Didik mengungkapkan jika tujuan utama PDPB ialah memelihara memperbaharui, mengevaluasi DPT Pemilu atau Pemilihan terakhir secara terus-menerus dan berkelanjutan. Sehingga bisa digunakan untuk penyusunan DPT pada Pemilu berikutnya. Termasuk menyediakan data dan informasi pemilih berskala nasional dan daerah mengenai data pemilih secara komprehensif, akurat, dan mutakhir.

“PDPB dilakukan KPU Bantul setiap bulan dengan cara menyandingkan DPT tahun 2020 dengan data-data kependudukan yang diperoleh dari stakeholder di Bantul seperti Bawaslu, Polres, Kodim 0739, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Balai Pendidikan Menengah, Kementrian Agama, Dinas Sosial dan Forum Register Desa,” ujarnya. Menurut Didik, kegiatan PDPB sudah dilakukan sejak April 2021.

Didik mengungkapkan, hingga November 2021, KPU Bantul telah melakukan pemutakhiran data dengan rincian, jumlah pemilih baru 3.046, berasal dari pemilih pemula dan pensiunan TNI/POLRI. Kemudian jumlah pemilih tidak memenuhi syarat, 16.439 berasal dari masyarakat meninggal dunia, pindah keluar Kabupaten Bantul, menjadi anggota baru POLRI, data ganda, dan bukan penduduk Bantul.(Roy)

KPU

BERITA REKOMENDASI