Kritikan Wisatawan Parangkusumo Direspons Cepat

Editor: Ivan Aditya

BANTUL, KRJOGJA.com – Kritik pedas wisatawan terhadap banyaknya tumpukan material pasir di jalan konblok Pantai Parangkusmo Parangtiris Kretek Bantul direspons cepat Unit Pelaksana Kegiatan (UPK) Parangtritis. Petugas kebersihan bergerak cepat membersihkan  hamparan pasir bertekstur halus dari permukaan jalan. Pihak UPK punya komitmen secepatnya  membereskan persoalan jika penumpukan pasir kembali terjadi.

"Jalan berkonblok sepanjang 300 meter di Parangkusumo Parangtritis ini sangat rawan tertimbun pasir, meski tidak semua.  Hal ini terjadi setiap musim kemarau, " ujar Kepala UPK Parangtritis, Suranto disela melakukan pembersihan material pasir, Rabu (26/06/2019).

Panjangnya jalan konblok yang rawan tertimbun pasir dipengaruhi posisi jalan berada di tepi pantai. Sementara disisi selatan jalan tersebut tidak ada pohon yang berfungsi sebagai penahan pergerakan pasir terbawa angin. Dengan kondisi seperti itu, otomatis pasir lambat laun akan bergeser ke jalanan.

Suranto mengungkapkan, tumpukan pasir diatas badan jalan tidak bisa dihindari saat musim kemarau datang. "Kebetulan saja kali ini bertepatan dengan liburan Lebaran dan sekolah, sehingga wisawatan mengeluhkan kondisi itu. Tetapi prinsip kami, ada keluhan atau tidak, pasir diatas badan jalan  akan dibersihkan," ujarnya.

Dalam gerakan pembersihan itu, sedikitnya 25 truk material pindahkan dari badan jalan ke pantai.  Pemindahan harus dilakukan supaya badan jalan bisa dilalui kendaraan. "Meski ada pasir di jalanan, sebenarnya jalan tetap bisa dilalui kendaraan, memang kurang nyaman dilihat," jelasnya.

Terpisah anggota Komisi B DPRD Bantul, Suradal mengatakan, langkah cepat dari UPK sudah sepantasnya mendapat apresiasi. Karena keberadaan mereka seolah jadi tulang punggung dalam menjaga kebersihan objek wisata.

Menurut politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tersebut,  kebersihan dan ketersediaan prasarana punya arti penting. "Objek wisata harus selalu dijaga kebersihannya, itu yang harus dipertahankan," ujar Suradal. (Roy)

BERITA REKOMENDASI