Kuda Kencana Gelar Turnamen Catur Segoro Mukti

Editor: KRjogja/Gus

BANTUL, KRJOGJA.com – Klub catur Kuda Kencana Srigading, Kecamatan Sanden, Kabupaten Bantul dengan dukungan Pemerintah Desa Srigading siap menggelar Tunamen Catur Segoro Mukti Cup ke-3 di Aula Balai Desa Srigading, Bantul, Selasa (31/12), memperebutkan trofi tetap  dan total uang pembinaan sebesar Rp 3 juta.

 

Ketua Klub Catur Kuda Kencana H Riyanto didampingi Sekretaris Drs Sutanto di Bantul, Jumat (27/12) mengatakan, turnamen ini juga untuk meramaikan 'Malam Tahun Baru 2020'. Turnamen catur tersebut terbuka bagi pecatur di DIY Jateng dan sekitarnya, dipimpin wasit dari pengkab Percasi Bantul.

Sutanto menjelaskan, pertandingan menggunakan sistim Swiss 7 babak catur cepat 15 menit. Pendaftaran peserta dibuka hingga 30 Desember 2019 pukul 09.00-14.00 melalui Sutanto (Celep RT 07 Srigading Sanden) dengan biaya Rp 30.000. Sedangkan pertandingan akan dilangsungkan Selasa (31/12) mulai pukul 20.00.

Peserta wajib membawa papan catur standar dan membawa jam catur sendiri, terutama pemain yang memegang buah putih. Pemain yang masuk 3 besar akan mendapat penghargaan berupa trofi tetap. Sedangkan uang pembinaan diberikan kepada 18 pemain, peringkat 1-5 masing-masing 700 ribu, 500 ribu, 300 ribu, 200 ribu, 100 ribu. Peringkat  6-10 @ 75 ribu, 11-18 @ 50 ribu. Khusus 3 pemain terbaik dari desa Srigading  akan diberi hadiah khusus Rp 200 ribu, Rp 150 ribu dan Rp 100 ribu.

“Mengenai jumlah peserta, panitia tidak muluk-muluk, bisa mencapai 70 peserta, alhamdulillah. Panitia mengharapkan pecatur terbaik Bantul bisa turut serta. Kami silakan teman Kulonprogo, Sleman, Kota Yogyakarta, Gunungkidul juga bisa turutserta sehingga pertandingan akan berjalan ketat dan berbobot,” terang Sutanto.

Lurah Desa Srigading Wahyu Widada SE menyambut baik diadakannya turnamen catur ini. Dengan nama Turnamen Segoro Mukti secara langsung merupakan upaya Klub Catur Kuda Kencana untuk mensosialisasikan Visi Desa Srigading yakni Segoro Mukti yang mengandung arti 'Setya marang agomo lan budaya nuswantoro' atau setia kepada agama dan budaya nusantara.

Mukti akronim dari mandiri, unggul, kreatif, tangguh, inovatif. Mandiri, menciptakan Desa Srigading yang tidak tergantung kepada daerah lain, Unggul berari membentuk Desa Srigading yang mampu bersaing dalam berbagai hal, Kreatif mewujudkan Desa Srigading yang penuh kreasi mampu mengikuti perkembangan zaman, Tangguh mewujudkan Desa Srigading menjadi desa yang kuat dan tahan menghadapi bencana alam karena terletak di kawasan rawan bencana dan Inovatif yakni segala konsep pembangunan dalam rangka meningkatkan kualitas kehidupan agar memiliki sumberdaya manusia yang berdaya saing tinggi.

“Dengan digelarnya kejuaraan catur ini, saya berharap masyarakat se-DIY, Jateng dapat lebih mengenal Srigading dan bisa meningkatkan pendapatan masyarakat di sektor wisata dan kuliner. Di Srigading pengunjung bisa datang ke Pesona Pengklik, Pantai Gading Mas serta dimanjakan lidahnya di Bebek Plentheng & Pak Wid, Sate Ponakir dan aneka olahan ikan Pengklik,” pungkas Wahyu. (Rar)

 

 

BERITA REKOMENDASI