Kunjungan Anjlok, Pelaku Wisata di Bantul Tetap Bersyukur

Editor: KRjogja/Gus

BANTUL, KRJOGJA.com – Kunjungan wisatawan disejumlah objek wisata di Bantul selama libur Natal tahun 2020 anjlok dibanding tahun 2019. Meski begitu, pelaku usaha disektor wisata bersyukur meski tidak seramai sebelumnya setidaknya mampu menggerakkan ekonomi. Bahkan kunjungan wisatawan di kawasan Hutan Pinus Mangunan Dlingo Bantul terjun bebas dibanding tahun sebelumnya.

Ketua Koperasi Notowono atau operator objek wisata Hutan Pinus Dlingo Bantul, Purwo Harsono, Senin (28/12), mengungkapkan, periode tanggal 21-26 Desember tahun 2019 dan 2020 perbedaannya sangat menyolok. Penurunan angka kunjungan wisatawan diatas 50 %m bahkan objek Bukit Mojo sama sekali tidak buka. Merujuk data, Pinus Pengger per 21 hingga 26 Desember tahun 2019, dikunjungi 28.764 wisatawan. Sebaliknya periode sama tahun ini kunjungan diangka 9.698 wisatawan. “Penurunan kisaran 66 % dibanding tahun lalu, tetapi kami tetap semangat menjalaninya,” ujarnya.

Sedang Puncak Becici 21-26 Desember tahun 2019, mampu menarik 20.999 wisatawan, tahun ini mentok diangka 7.165. Khusus Pinus Sari tahun 2009 antara 21 hingga 26 Desember menyedot wisatawan 25.970. Tahun ini periode sama hanya mampu menyedot 8.080 wisatawan.

Dikawasan Objek Wisata Seribu Batu tahun lalu akhir tahun mencapai 14.483 dan tahun ini baru 5.165. Penurunan dratis terjadi pandemi Covid-19 yang tidak kunjung reda. Oleh karena itu, pihaknya terus mendorong kepada setiap wisatawan menerapkan protokol kesehatan (Prokes).

BERITA REKOMENDASI