Kunjungi Dlingo, Bupati ‘Ngaruhke’ Suwido, Siapa Dia?

Editor: KRjogja/Gus

Suwido Rahayu tidak menduga Bupati Bantul Drs H Suharsono sudi meluangkan waktunya 'ngaruhke' keadaannya. Lelaki 37 tahun tersebut menaruh harapan besar kehadiran orang nomor satu di Kabupaten Bantul itu mampu mengubah hidupnya kearah lebih baik. 

Paling tidak kedepannya bisa ikut merasakan program sosial yang digulirkan pemerintah baik pusat dan daerah. Sebagaimana diketahui, lelaki bersahaja tersebut lumpuh akibat gempa 2006. Ditemui dirumahnya di Dusun Bibis RT 04 Desa Temuwuh Kecamatan Dlingo Bantul, suami Ny Neneng ini bercerita lika-liku hidupnya. Baginya gempa  13 tahun lalu telah mengubah hidupnya. 

"Gempa membuat saya seperti ini, kemana mana harus menggunakan kursi roda, karena mengalami kelumpuhan," ujar Suwido, Jumat (8/3). Hidupnya sangat tergantung dengan kursi roda untuk mengeser badannya. Tetapi hal itu tidak lantas membuat semangatnya redup. Dengan segala kekurangannya itu, putra pasangan Ponimin dan Ny Yarni tetap bekerja sebagai tukang kayu. Sebuah pekerjaan yang jelas tidak bisa dipisahkan  dari Suwido. Sehingga ketika fisiknya tidak sempurna, sebisa mungkin pekerjaan itu ditekuni. Meski sebenarnya hasilnya sekadar bisa untuk memenuhi kebutuhan perut keluarganya. Hal tersebut tidak membuatnya kecil hati dan semangat terus menyala. Meski berada diatas kursi roda, Suwido tetap bekerja sebagai tukang kayu.

Kadang banyak pekerjaaan harus  dibantu orangtuanya, namun lelaki berputra satu ini mengaku tidak merasa minder. "Manusia itu sebatas menjalani, semua sudah digariskan oleh Allah SWT," ujarnya. Oleh karena itu hingga kini tetap membuat kursi, pintu hingga almari.  Bahkan diatas kursi roda, Suwido bisa menjalani pekerjaan tukang kayu dengan mudah. "Ukur -ukur , natah dan masah sudah biasa, tetapi kalau yang berat berat memang harus dibantu, "ujarnya. 

Pihaknya minta pemerintah bisa memasukan namanya dalam program Asistensi Sosial Orang Dengan Kecacatan (ASODK), Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT). ”Sejak lumpuh hingga kini belum sekalipun dapat bantuan pemerintah, padahal kawan-kawan seperti saya dikecamatan lainnya semua dapat,” ujarnya lirih.    

Bupati Bantul, Drs H Suharsono mengatakan kunjungannya ke Dlingo ingin melihat dan mendengar langsung  permohonan warga. Dengan kehadirannya itu bisa mengetahui  permasalahan apa yang perlu ditangani pemerintah Bantul. "Apa yang perlu dibenahi, yang tahu kan bapak bapak semua. Silahkan diusulkan ke pemerintah daerah. Karena itu bukan uang saya, tetapi uang dari bapak- bapak semua lewat pembayaran pajak," ujar Suharsono. 

Suharsono punya komitmen membangun masyarakat Dlingo lebih maju. Karena Kecamatan Dlingo sekarang ini berkembang sektor wisata. "Intinya tujuan saya itu hanya ingin menyejahterakan rakyat," ujar Suharsono disela salat Jumat di Masjid Al Ikhlas Dusun Kebo Kuning Desa Terong Dlingo Bantul. Sebelumnya bupati dan rombongan berkunjung ke Dusun Pakis Dlingo, Bibis Temuwuh dan Kebo Kuning Terong. (Roy)

 

BERITA REKOMENDASI