Kunjungi Sindet, Bupati Motivasi Warga Jaga Lingkungan Sehat

Editor: KRjogja/Gus

BANTUL, KRJOGJA.com – Aspek kesehatan menjadi salah satu fokus perhatian masyarakat Dusun Sindet Desa Trimulyo Kecamatan Jetis Bantul. Bidang kesehatan berada ditempatkan dalam strata paling atas yang harus mendapat perhatian. Karena kesehatan menjadi modal utama dalam melaksakan setiap pembangunan setiap sendi kehidupan warga.

Karena pada dasarnya demensi pembangunan sebuah masyarakat ada beberapa diantaranya kualitas kesehatan, memperpanjang waktu hidup hingga peningkatan pengetahuan atau  sumber daya manusia (SDM). Dengan konsep itu, jangka panjangnya lahir generasi cerdas berakhlak mulia sebagai penerus bangsa. Bahkan Bupati Drs H Suharsono secara khusus datang ke Dusun Sindet untuk memberikan dorongan kepada warga pentingnya menjaga lingkungan tetap sehat. 

"Program Pola Hidup Bersih Sehat (PHBS) dan pemberantasan sarang nyamuk sudah dilaksanakan semua warga Sindet sebagai sebuah gerakan pencegahan risiko terhadap demam  berdarah," ujar Kepala Dusun Sindet, Muji Widodo, Rabu (13/3).

Program tersebut dimulai dari kebersihan lingkungan tempat tinggal warga. Jika masing-masing keluarga sudah menjaga kebersihan lingkungan, tentu sebuah wilayah  akan tercipta pola hidup sehat secara menyeluruh. Selain itu, masyarakat terus diedukasi terkait pentingnya program ‘gropyok’ sampah lewat karang taruna. 

“Kami tidak sekadar membuat program untuk diimplementasikan warga, tetapi sosialisasi adanya siklus demam berdarah sudah dilakukan. Sehingga sebagai tindaklanjut gerakan labas semua jentik dari Kader Juru Pemantau Jentik (Jumantik), baik Jumantik dari unsur pemuda dan kader Jumantik Dewasa (Gelatik Dara),” kata Muji Widodo.

Tidak hanya itu, agar  program Sindet menuju sehat bisa terealisasi warga juga dibekali dengan prosedur penolong pasien DB memakai ambulan dusun (Kuda). Oleh karena itu, warga Sindet juga  terus diedukasi untuk tidak merokok didalam rumah. Sementara itu Bupati Bantul, Drs H Suharsono mengatakan, jika kesehatan rakyat menjadi salah satu fokus pembangunan  yang dilakukan.

“Kami dari pemerintah daerah berusaha  bagaimana kualitas kesehatan rakyat Bantul terus mengalami peningkatan,” ujarnya. Sehingga pemerintah terus mendorong agar setiap puskemas yang ada di 17 kecamatan di Bantul selalu siaga memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Kesehatan kami tempatkan  skala prioritas pembangunan, karena aspek itu menjadi sangat menetukan  bidang lainnya. (Roy)

BERITA REKOMENDASI