KWT Puspa Gemari Kembangkan Budidaya Lele Dengan Buis Beton

Sri Sumarwiyani mengungkapkan, sekarang jumlah anggota KWT mencapai 26 orang. Mereka punya semangat lewat KWT ini berlahan bisa mensejahterakan keluarga dan warga sekitar. “Pada prinsipnya kami dan teman teman niat untuk berbuat yang terbaik bagi anggota dan juga masyarakat. Karena untuk pengembangan lele ini sudah dibantu sepenuhnya pemerintah Desa Pleret,” ujarnya. Selain itu, lewat program KWT tersebut jadi modal utama membangun kemandirian pangan.

Sementara Kepala DPPKP, Yus Warseno mengungkapkan, kunci utama budidaya lele diantaranya, benih berkualitas, sehat bebas penyakit, tepat hitungan jumlah bibit serta proses pemberian pakan sampai kenyang akan mempercepat pertumbuhan. “Tepat hitungan disini adalah jumlah benih misalnya 300 ya harus tiga ratus jumlahnya. Sehingga ketika panen nanti kalkulasi hasil tidak meleset,” ujar Yus Warseno. Jika tidak tahu memberikan pakan yang benar adalah lele ada yang besar, kecil atau pertumbuhan tidak merata. (Roy)

BERITA REKOMENDASI