Lhadalah!..Naksir Istrinya, Malah Suami yang Ditusuk

Editor: KRjogja/Gus

BANTUL, KRJOGJA.com – Tim Buser Polsek Banguntapan Polres Bantul  berhasil meringkus Mp (28)  warga Kertopaten Wirokerten Banguntapan Bantul. Tersangka dibekuk Selasa lalu kemarin ditempat kerjanya sebuah jasa fotocopy di Banguntapan Bantul. Mp disergap petugas setelah terlibat penusukan terhadap Winarta warga Wiyoro Kidul Baturetno Banguntapan di kios pakan burung Banuwitan Plakaran Baturetno Banguntapan Bantul Jumat pekan lalu.

Hingga kini penusukan yang di latar belakangi motif asmara itu masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. Dari tangan tersangka petugas menyita barang bukti sebuah motor sebagai sarana.

Kapolsek Banguntapan Kompol Suhardi SH MH didampingi Kanit Reskrim Polres Polsek Banguntapan Iptu Ryan Permana Putra SIK MH, Rabu (18/12) mengatakan, kasus tersebut bermula ketika pada Jumat pekan lalu sekitar pukul 09.00 mendatangi kios milik korban di Banuwetan. Siang itu tersangka Mp berpura-pura membeli pakan burung berupa jangkrik dan beras merah. Ketika  korban sibuk menyiapkan pesanan, tersangka tiba-tiba lelaki tersebut mengambil pisau dari dalam tasnya. kemudian ditusukkan ke bagian perut korban.

Serangan yang tidak diduga itu membuat korban kaget dan terjadilah pergumulan di dalam warung. Dengan segala upaya akhirnya korban berhasil melarikan diri dan minta pertolongan ke Koramil Banguntapan yang berada 15 meter di sisi barat lokasi kejadian. Sementara pelaku kabur ke arah timur dengan motor kharisma.

Suhadi mengatakan, setelah ada laporan tersebut Tim Buser Polsek Banguntapan di backup Tim Jatanras Polda DIY melakukan penyelidikan di lapangan dan kecurigaan mengarah pada Mp. Setelah mendapat kepastian aktor penusukan, petugas meringkus tersangka Mp di tempat kerja sebuah jasa fotocopy di Banguntapan. Kepada petugas Mp mengatakan motif penusukan karena menaruh hati kepada istri korban.

"Intinya begini tersangka Mp memang ada rasa dengan istri korban untuk memuluskan niatnya itu agar niatnya suka pada ada perempuan itu tidak ada rintangan maka suami harus di hilangkan dulu nyawanya itu hasil pemeriksaan sementara," ujar Suhadi. Hingga kini pihaknya masih mendalami kasus tersebut. Perkenalan korban dan pelaku di foto copy tersangka. (Roy)

BERITA REKOMENDASI