Libur Nataru, Volume Sampah di Obwis Rentan Naik

Editor: KRjogja/Gus

BANTUL, KRJOGJA.com – Menghadapi libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), volume sampah di kawasan objek wisata (obwis) rentan meningkat. Maka dari itu Dinas Pariwisata (Dinpar) melakukan antisipasi dengan pengefektifan petugas pembersih sampah utamanya di kawasan pantai.

Kepala Dinpar Bantul, Kwintarto Heru Prabowo kepada KR, Minggu (8/12) menuturkan Desember merupakan liburan sekolah tengah semester dan libur Nataru. Saat liburan, imbuh Kwintarto dipastikan terjadi peningkatan volume wisatawan.

"Kunjungan wisatawan yang tinggi di obyek-obyek wisata dipastikan berimbas pada meningkatnya volume sampah di obwis. Kita belum bisa seperti Singapura yang menerapkan denda bagi wisatawan yang 'nyampah' alias membuang sampah sembarangan," jelasnya.

Ia memprediksikan volume sampah terbesar ada di kawasan pantai. Hal ini karena pantai merupakan obwis yang paling banyak dikunjungi selama wisatawan berlibur di Bantul.

Untuk mengatasi dan mengantisipasi kondisi ini, pihaknya tengah berkoordinasi dengan instansi terkait mengenai pengendalian terutama kaitan kebersihan obwis. "Kami beberapa kali melakukan koordinasi dengan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) untuk penempatan petugas kebersihan, penempatan dan penambahan  tempat sampah. Selain itu kami selalu mengimbau kepada wisatawan untuk tidak membuang sampah sembarangan," tambahnya.

Persoalan tidak hanya pada kesadaran pengunjung, Kwintarto juga mengkhawatirkan saat musim penghujan, yang mulai datang pada Desember ini, sampah rentan terbawa air laut sehingga diperlukan pembersihan ekstra.

Adapun pada hari libur, volume sampah di kawasan obwis bisa meningkat hingha 10 kali lipat. Namun pada kawasan wisata pantai terutama saat musim hujan, volume sampah dapat meningkat hingga 25 kali lipat. Sampah-sampah yang ada di pantai kebanyakan terdiri dari sampah plastik, sisa bungkus makanan dan minuman kemasan serta ranting dan dahan pohon. (Aje)

 

 

BERITA REKOMENDASI