Liburan Tahun Baru, Wisatawan ke Bantul ‘Mbludak’

BANTUL, KRJOGJA.com – Euforia masyarakat menyambut malam pergantian tahun 2020 jauh lebih meriah dibanding tahun sebelumnya. Hal tersebut bisa dilihat data yang masuk di Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) Pantai Parangtritis dan Depok selama menjelang Natal hingga malam Tahun Baru. Sementara Dinas Pariwisata Kabupaten Bantul menggagas ada event tahunan yang digelar di pantai Parangtritis untuk memberikan hiburan kepada masyarakat  diakhir  tahun.

"Ada trend kenaikan yang sangat positif pada kunjungan wisatawan. Itu terjadi sejak menjelang Natal pengunjung melonjak dan itu  hingga menjelang  malam pergantian tahun," ujar Koordinator TPR Parangtritis /Depok, Rohmad Ridwanto,  Rabu (1/1/2019).

Dijelaskan,  khusus liburan Natal dan Tahun Baru 2020, kunjungan paling  terjadi Minggu 29 Desember 2019. Hari itu jumlahnya menembus angka 30.000 wisatawan dalam sehari. Jumlah tersebut jauh lebih banyak dibanding tahun-tahun sebelumnya adalah momentum sama. Tingginya kunjungan wisatawan juga didukung dengan kondisi  bersahabat di pantai selatan Bantul. Namun bagi Rohmat ada satu hal yang digarisbawahi terkait dengan turunnya kunjungan wisatawan di akhir tahun 2019 yakni isu tsunami di di pantai Selatan. Sementara untuk tahun ini kondisinya juga sudah baik dan tidak ada isu-isu yang menyangkut tentang keamanan di laut selatan Bantul. Terkait  target yang dicanangkan pemerintah Bantul bisa tercapai. "Pada malam pergantian tahun jumlah wisatawan mencapai 25.000 orang," ujar Rohmad.

Sementara Kepala Dinas Pariwisata Bantul,  Kwintarto Heru Prabowo mengatakan, bertahun -tahun pantai selatan Bantul jadi tujuan wisatawan untuk mengisi malam pergantian tahun.  Oleh karena itu,  Dinas Pariwisata Kabupaten Bantul membuat konsep pentas tahunan di kawasan tersebut. Dengan adanya gagasan itu diharapkan sektor wisata di Pantai Selatan mampu meningkatkan kunjungan wisatawan. 

Dari pantauan KRJOGJA.com dilapangan, di Jalan Parangtritis menuju pantai selatan Bantul cukup padat. Bahkan sekitar pukul 12.30, arus kendaraan sudah tersendat di hinggga depan kantor Kecamatan Kretek. Kendaraan berjalan sangat lambat hingga TPR Parangtritis.(Roy)

BERITA REKOMENDASI