Lomba Foto Museum Bantul, Diikuti 287 Peserta

Editor: Ivan Aditya

BANTUL, KRJOGJA.com – Berupaya menggerakkan kecintaan terhadap museum, Dinas Kebudayaan Bantul menggelar Lomba Foto Museum 2020. Kegiatan bagi warga ber-KTP Bantul, berusia maksimal 35 tahun ini diikuti 287 peserta.

Menurut koordinator lomba, Heri Mayong para peserta mengirimkan satu karya foto dengan objek museum yang telah ditentukan. “Ada 15 museum di Bantul. Penentuan objek museum berdasar undian panitia. Sebenarnya yang mendaftar sebanyak 351 peserta, namun yang mengumpulkan karya 287 orang,” terang Heri.

Kepala Dinas Kebudayaan Bantul Nugroho, Eko Setyanto SSos MM menjelaskan tujuan lomba ini untuk mensosialisasikan dan mengenalkan museum di Bantul. Lomba memang dibatasi usia, karena ingin melahirkan fotografer-fotografer muda Bantul.

“Target 150 peserta, pendaftar melebihi target. Sosialisasi museum lewat lomba foto, karena tidak tua dan muda senang foto. Dengan lomba ini kami ingin museum-museum di Bantul tersosialisasikan,” kata Nugroho dalam sambutan di acara pengumuman pemenang Lomba Foto Museum 2020 di Hotel Ross In Sewon Bantul Yogyakarta, Jumat (27/11/2020) siang.

Ditambahkan Kepala Sejarah, Bahasa dan Museum Dinas Kebudayaan Bantul Drs Dahroni MM, para peserta diharapkan bisa mengenal museum lebih dalam. “Banyak anak muda yang tidak tahu atau tidak pernah mengunjungi museum di Bantul. Dengan mengambil objek museum, peserta jadi tahu, dan mendatangi museum. Hasil foto nantinya untuk promosi museum dalam pemajuan kebudayaan Kabupaten Bantul,” ujar Dahroni.

Tim juri terdiri Tedi Kusyairi (pengamat budaya/fotografer), Dwi Oblo (jurnalis Nat Geo/fotografer) dan Latief Noor Rochmans (Redaktur Minggu Pagi/fotografer) menetapkan Bintang Yanis Arfah sebagai juara 1 (mendapat uang pembinaan Rp 3.000.000), juara 2 Satriawan Dika (Rp 2.750.000), juara 3 Ari Sadewa (Rp 2.500.000 juta), harapan 1 Adin Iyan azhari (Rp 1.750.000 juta) dan harapan 2 Rheza Prima Putra (Rp 1.500.000 juta). Tim juri juga memilih 25 nominasi yang berhak mendapat uang pembinaan masing-masing Rp 900.000.

“Karya peserta sangat menggembirakan. Semoga lomba ini digelar lagi tahun depan, demi eksistensi fotografer muda Bantul,” harap Tedi. (Van)

BERITA REKOMENDASI